BERITA CHINA
Ancaman China semakin Nyata, Bos FBI dan MI5 Bertemu, Ini yang Dibahas
Ancaman keamanan dan ekonomi serius yang ditimbulkan China membuat FBI dan M15 melakukan pertemuan dan membahas hal-hal stategis melawan China
"Dan jika China menyerang Taiwan, kita bisa melihat hal yang sama lagi, dalam skala yang jauh lebih besar."
McCallum meminta perhatian pada fakta bahwa acara hari Rabu adalah pertama kalinya para pemimpin FBI dan MI5 mengadakan acara publik bersama.
Dilansir dari kompas.com, kedua lembaga memiliki hubungan dekat, dengan petugas MI5 bekerja di FBI dan agen FBI di MI5.
Bisnis dan universitas selama beberapa dekade mencari akses ke pasar China yang berkembang sebagai cara untuk memperluas bisnis mereka.
Tapi risikonya juga meningkat. "Asumsi Barat yang meluas bahwa kemakmuran yang tumbuh di China dan peningkatan konektivitas dengan Barat secara otomatis akan mengarah pada kebebasan politik yang lebih besar telah terbukti salah," kata McCallum.
"Tetapi Partai Komunis China tertarik pada sistem demokrasi, media dan hukum kami. Sayangnya, itu tidak ditiru, tetapi digunakan demi keuntungan China," tambahnya.
Baca juga: Sumpah Menhan China Hentikan Deklarasi Kemerdekaan Taiwan, Amerika Serikat Jangan Ikut Campur
Baca juga: Perusahaan China Bidik Tambang Emas Uganda, Solomon Muyita Umumkan Cadangan 31 Juta Ton
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/lembaga-legislatif-china-sahkan-undang-undang-yang-melarang-penghinaan-terhadap-bendera.jpg)