IDUL ADHA 2022
Identik dengan Kisah Nabi Ibrahim, Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji
Umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha tahun ini yang jatuh Ahad, 10 Juli 2022 yang ditandai dengan pemotongan hewan kurban sapi dan kambing
Pada 10 Zulhijjah atau bertepatan dengan Idul Adha, umat Islam yang menunaikan ibadah haji sedang melakukan rukun haji terakhirnya dengan penyembelihan hewan Kurban.
Baca juga: Tahun Ini, Gubernur Kepri Akan Salat Idul Adha di Tarempa Anambas
Baca juga: JUMLAH Hewan Kurban di Batam Turun Akibat PMK, Salat Idul Adha Digelar di 526 Titik
Seperti dilansir dari kompas.com, peristiwa Kurban berkaitan dengan ibadah haji.
Pada buku Di Balik 7 Hari Besar Islam (2012) karya Muhammad Sholikhin, Hari Raya Haji merupakan berkumpulnya umat Islam dunia, yang seharusnya menjadi ajang muktamar atau konferensi terbesar umat Islam sedunia untuk membahas persoalan-persoalan umat Islam.
Di mana itu ditandai dengan hari wukuf di Padang Arafah pada 9 Zulhijah.
Wukuf merupakan salah satu ritual dalam menunaikan ibadah haji yang mengajarkan untuk meninggalkan aktivitas sejenak (berdiam diri) di Arafah ketika mulai waktu tergelincir sampai terbenam matahari.
Padang Arafah adalah tempat bertemunya Nabi Adam dan Hawa setelah dipisahkan di dunia, dan merupakan tempat yang sakral bagi umat Islam.
Tempat tersebut juga menjadi tempat nabi Adam bertaubat, dan memperoleh petunjuk sebagai bekal menjalani kehidupan di bumi.
Bagi yang tidak berhaji disunahkan berpuasa pada 8-9 Zulhijah.
Itu sebagai simbol solidaritas dan pengorbanan untuk sesama manusia.
Dengan memakai pakaian ihram warna putih, para jamaah haji melaksanakan ibadah haji.
Baca juga: Pemko Tanjungpinang Akan Gelar Pawai Takbir Meriahkan Malam Idul Adha 2022
Baca juga: ASN Pemko Tanjungpinang Kumpulkan 33 Ekor Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2022
Bulan Zulhijah disebut juga dengan bulan besar, al syahr al akbar yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Bahkan perayaan dan peringatannya, dalam konteks syariah lebih agung dibanding Hari Raya Idul Fitri.
Ini diindikasikan dengan beberapa hal yakni:
- Takbir yang dikumandangkan di hari raya (syawal) berlangsung semalam, sejak maghrib hari terakhir Ramadhan hingga pagi hari pertama lebaran saat Salat Ied. Sementara takbir untuk Idul Adha diperintahkan selama empat hari, sejak maghrib 10 Zulhijah disambung tiga hari tasyrik.
- Hari yang diharamkan berpuasa pada bulan syawal hanya satu hari saja. Sementara pengharaman puasa pada bulan haji berlangsung selama empat hari tanggal 10-13 Zulhijah.
- Hari Raya kurban ditandai dengan penyembelihan hewan kurban di seluruh dunia. Hewan kurban itu kemudian disalurkan kepada masyarakat umum sebagai sarana ketakwaan kepada Allah SWT.
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wukuf-di-arafah-ibadah-haji-2020.jpg)