Breaking News:

PUBLIC SERVICE

ATURAN dan Cara Berkunjung ke Lapas dan Rutan Batam, Begini Syaratnya

Ada ada poin-poin yang harus diperhatikan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) jika hendak mengunjungi keluarganya di Lapas dan Rutan.

TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nur Fadillah
Foto ilustrasi. Kunjungan tatap muka di Lapas Perempuan Batam kembali dibuka setelah selama dua tahun dihantam pandemi covid-19 kunjungan hanya lewat video call. 

TRIBUNBATAM.id,BATAM - Pandemi Covid-19 yang nyaris melanda lebih dari dua tahun, membuat warga binaan di Lapas dan Rutan yang ada di Indonesia tidak bisa bertemu dengan keluarganya.

Pasalnya Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (KemenkumHAM) meniadakan kunjungan di Lapas dan di Rutan yang ada di Indonesia.

Mereka hanya bisa melakukan komunikasi lewat telepon seluler dan juga video call dengan waktu yang dibatasi, sesuai dengan peraturan yang ada.

Menurunnya pasien Covid-19, membuat KemenkumHAM membuka kunjungan terbuka di Lapas dan Rutan sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) Nomor PAS-12.H.H.01.02 Tahun 2022.

Untuk Kota Batam sendiri ada tiga lembaga pemasyarakat yakni Rumah Tahanan (Rutan), Lembaga Pemasyarakat (Lapas) dan Lembaga pemasyarakatan khusus Perempuan dan Anak.

Meski kunjungan terbuka sudah diperbolehkan namun ada poin-poin yang harus diperhatikan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) jika hendak mengunjungi keluarganya di Lapas ataupun Rutan yang ada di Kota Batam.

Baca juga: Cara Membuat SKCK Online Melalui HP, Simak Syarat dan Ketentuannya

Baca juga: 3 Cara Cek Foto Palsu di Medsos agar Terhindar dari Hoax dan Penipuan

Berikut poin-poin yang harus dipenuhi keluarga jika ingin berkunjung ke Lapas ataupun Rutan:

  • Pengunjung merupakan keluarga inti, penasihat/kuasa hukum, dan perwakilan kedutaan besar/konsulen untuk Warga Binaan WNA 
  • Setiap Narapidana/Tahanan/Anak hanya mendapatkan kesempatan menerima kunjungan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) minggu pada jam kerja
  • Pengunjung telah menerima vaksin ketiga yang dibuktikan dengan aplikasi Peduli Lindungi atau sertifikat vaksin
  • Bagi pengunjung yang BELUM menerima vaksin secara lengkap, wajib menunjukan rapid/swab antigen dengan hasil negatif atau surat keterangan tidak dapat menerima vaksin karena alasan kesehatan dari dokter instansi Pemerintah
  • Kunjungan bagi Tahanan dewasa/Anak diberikan setelah mendapatkan  izin dari pihak yang menahan dan wajib memenuhi syarat No. 3 dan 4.
Kepala LPKA Kelas II Batam, Novriadi.
Kepala LPKA Kelas II Batam, Novriadi. (TRIBUNBATAM.id/DIPA NUSANTARA)

Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Novriadi menjelaskan untuk kunjungan ke Lapas Kelas IIA Batam, keluarga warga binaan harus terlebih dahulu melalui prosedur yang ada di Lapas.

Novriadi mengatakan semua warga binaan mendapatkan hak yang sama, tanpa ada perbedaan.

Baca juga: Cara Mengurus Kartu ATM yang Tertelan Mesin, Ikuti 2 Langkah Mudah Ini

Baca juga: Cara Membuat SKCK Online Melalui HP, Simak Syarat dan Ketentuannya

"Jadi tidak ada pilih kasih, aturan yang sudah ada kita berlakukan sama," kata Novriadi.

  • Keluarga Warga binaan datang ke Lapas
  • Waktu Kunjungan mulai dari pukul 09.00WIB sampai dengan pukul 11.30WIN, Kemudian Istirahat, kunjungan kembali dibuka pukul 13.30WIB sampai dengan 15.00WIB.
  • Melapor di Pos Wasrik, keperluan kunjungan.
  • Keluarga mengisi form kunjungan untuk mendapatkan nomor antrian
  • Setelah mendapat nomor antrian, tunggu di ruang tunggu sampai di panggil.
  • Setelah dipanggil, baru bisa masuk ke ruang kunjungan yang disedikan. Dan pastikan sebelum masuk ruang kunjungan menerima stempel ditangan.
  • Waktu kunjungan dibatasi selama 15 menit per orang,karena terbatasnya ruangan yang digunakan.
  • Untuk keluarga warga binaan hanya diperbolehkan mengunjungi keluarganya satu kali dalam seminggu. (*)

(Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved