Breaking News:

PARIWISATA KEPRI AMAN

Monumen Tri Matra Tanjungpinang dan Kisah Tempur TNI Menjaga Indonesia

Monumen Tri Matra Tanjungpinang selain menjadi spot swafoto, juga menjadi edukasi bagi mereka yang datang ke Pulau Dompak, Provinsi Kepulauan Riau.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Warga saat berswafoto di Monumen Tri Matra, Dompak Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (22/7/2022). Terdapat kisah pertmpuran TNI dalam menjalankan operasi dibalik penempatan armada tempur tiga matra ini. 

Pada pertengahan 1961, kapal ini melakukan operasi Lumba-lumba dalam rangka latihan bersama antara ALRI dengan Indian Navy (Angkatan Laut India ) di Laut Jawa.

Selanjutnya, ada kisah yang tak terlupakan dari kapal tersebut.

Tercatat dalam sejarah mengenai pertempuran Laut Arafuru yang terjadi di Laut Aru, Maluku, pada 15 Januari 1962 antara Indonesia dan Belanda.

Saat konvoi melintasi disekitar laut Arafuru, keberadaan RI Matjan Tutul diketahui oleh pesawat patroli Belanda jenis Neptune yang kemudian melaporkannya ke kapal perang Belanda yang sedang berpatroli sehingga terjadilah serangan.

Dalam pertempuran itu, Komodor Joshaphat Spedarson yang menjabat sebagai Deputi l Operasi Kasal gugur bersama tenggelamnya RI Matjan Tutul.

Bahkan tragedi itu direncanakan akan membuat filmnya yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara TNI AL dan PT Indonesia Televisi Streaming Network (ITSN) mengenai pembuatan film berjudul "Arafuru" pada Senin (18/10/2021) di atas KRI Bung Tomo-357, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menyatakan, film bermakna heroik tentang pertempuran Laut Arafuru ini harus menjadi inspirasi serta memacu semangat prajurit TNI AL untuk terus membangun kekuatan angkatan perang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Luki Zaiman Prawira menjelaskan, selain menjadi ikon baru di Ibu Kota Provinsi Kepri, dengan hadirnya monumen tersebut, sebagai edukasi bagi masyarakat.

"Selain masyarakat dimanjakan dengan melihat langsung kecanggihan alusista militer Indonesia, juga menjadi edukasi," ucapnya.

Tidak hanya itu, lokasi tersebut menjadi instagram mebel bagi masyarakat dengan mengabadikan setiap alusista tersebut.

"Banyak jadinya yang sangat mudah berfoto-foto dengan pesawat, kapal, hingga tanknya. Biasanya kan pasti menunggu hari-hari militer atau pameran alusista, baru bisa warga berfoto. Sekarang jadi sangat mudah," ujarnya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved