Kamis, 7 Mei 2026

KESEHATAN

6 Menu Perusak Otak yang tanpa Sadar Nyaris Dikonsumsi Orang Setiap Hari

Otak adalah pusat sistem saraf dan pusat pengaturan sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh manusia. Karena itu sangat penting menjaganya

Tayang:
Nova
Ilustrasi - Otak adalah pusat sistem saraf dan pusat pengaturan sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh manusia. Karena itu sangat penting menjaganya 

Studi lain pada 130 orang menemukan ada penurunan terukur pada jaringan otak bahkan pada tahap awal sindrom metabolik.

Komposisi nutrisi makanan olahan dalam diet barat juga dapat berdampak negatif pada otak dan berkontribusi pada perkembangan penyakit degeneratif.

Sebuah penelitian yang melibatkan 52 orang menemukan bahwa diet tinggi bahan-bahan yang tidak sehat mengakibatkan tingkat metabolisme gula yang lebih rendah di otak dan penurunan jaringan otak.

Faktor-faktor ini dianggap sebagai penanda penyakit Alzheimer.

Studi lain termasuk 18.080 orang menemukan bahwa diet tinggi makanan yang digoreng dan daging olahan dikaitkan dengan skor yang lebih rendah dalam pembelajaran dan memori.

Hasil serupa ditemukan dalam studi skala besar lainnya pada 5.038 orang.

Diet tinggi daging merah, daging olahan, kacang panggang, dan makanan yang digoreng dikaitkan dengan peradangan dan penurunan penalaran yang lebih cepat selama 10 tahun.

Dalam penelitian pada hewan, tikus yang diberi diet tinggi lemak dan tinggi gula selama delapan bulan menunjukkan gangguan kemampuan belajar dan perubahan negatif pada plastisitas otak.

Studi lain menemukan bahwa tikus yang diberi makanan berkalori tinggi mengalami gangguan pada sawar darah otak.

Penghalang darah-otak adalah membran antara otak dan suplai darah ke seluruh tubuh. Ini membantu melindungi otak dengan mencegah beberapa zat masuk.

Salah satu cara makanan olahan dapat berdampak negatif pada otak adalah dengan mengurangi produksi molekul yang disebut brain-derived neurotrophic factor (BDNF).

Molekul ini ditemukan di berbagai bagian otak, termasuk hipokampus, dan penting untuk memori jangka panjang, pembelajaran, dan pertumbuhan neuron baru.

Oleh karena itu, pengurangan apa pun dapat berdampak negatif pada fungsi-fungsi ini.

Anda dapat menghindari makanan olahan dengan makan sebagian besar segar, makanan utuh seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, daging dan ikan.

Selain itu, diet gaya Mediterania telah terbukti melindungi terhadap penurunan kognitif.

Baca juga: 6 Tanda Diet Tidak Sehat yang Memicu Banyak Masalah Kesehatan

Baca juga: 4 Panduan Belanja Bahan Makanan Sehat untuk Stok Mingguan

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved