Mengenal Empty Sella Syndrome, Penyakit Langka yang Menyerang Otak
Mungkin dari kita belum banyak yang mengetahui tentang empty sella syndrome. Empty sella syndrome merupakan penyakit langka yang perlu diwaspadai
TRIBUNBATAM.id - Mungkin dari kita belum banyak yang mengetahui tentang empty sella syndrome.
Empty sella syndrome merupakan penyakit langka yang tetap perlu diwaspadai serangannya.
Seperti diketahui, ada banyak sekali penyakit yang bisa mengancam manusia saat ini.
Sumbernya selain dari makanan, lingkungan, gaya hidup yang tidak sehat maupun genetik.
Berbicara tentang empty sella syndrome, penyakit ini hanya bisa dikontrol dengan perawatan untuk mengurangi gejala yang dirasakan.
Seperti dilansir dari kompas.com, perawatan akan bergantung pada seberapa parah penyakit yang diderita pasien.
Jika pasien tidak merasakan gejala apa pun, maka tidak perlu melakukan perawatan apa-apa.
Baca juga: 12 Mitos dan Fakta tentang Penyakit Diabetes Melitus Perlu Diketahui
Baca juga: Sebelum Masuk Rumah Sakit, Stop 3 Kebiasaan Pemicu Stroke Berikut Ini
Tetapi bila pasien memiliki masalah ketidakseimbangan hormon, dokter bisa meresepkan beberapa jenis obat untuk menggantikan hormon yang hilang, seperti pada kasus pasien hipopituitari.
Dan jika cairan otak keluar dari hidung terus menerus, pasien mungkin perlu melakukan operasi.
Empty sella syndrome adalah penyakit langka yang menyerang otak bagian sella turcica.
Sella turcica adalah ruang di dasar otak tempat kelenjar pituitari berada.
Kelenjar pituitari adalah kelenjar yang berfungsi menghasilkan hormon-hormon penting untuk kesehatan tubuh.
Pada sebagian kecil orang, sella turcica berbentuk tidak sempurna dan menyebabkan cairan otak masuk dan mengisi ruangan tersebut.
Cairan otak ini akan mendorong kelenjar pituitari, sehingga pada pemeriksaan MRI, kelenjar pituitari tampak mengecil atau menghilang.
Kondisi inilah yang disebut empty sella syndrome atau ESS.
Baca juga: Tips Mengonsumsi Es Krim yang Sehat Agar Terhindar dari Penyakit
Baca juga: Sayang Nyawa, Kenali 6 Jenis Batuk yang Merupakan Gejala Penyakit Jantung