Senin, 27 April 2026

BERITA SINGAPURA

Singapura Klaim Warga Indonesia Paling Banyak Kunjungi Negeri Singa

Otoritas Singapura mencatat jika warga Indonesia paling banyak berkunjung ke Negeri Singa itu sejak awal hingga Juni 2022. Berikut datanya.

TribunBatam.id/AFP/Roslan Rahman
Matahari terbenam di balik gedung-gedung di negara bagian selatan Malaysia, Johor Bahru, terlihat di seberang perairan dari Singapura pada 1 Juli 2022. Otoritas Singapura mengklaim jika warga Indonesia paling berkunjung ke Negeri Singa sejak awal hingga Juni 2022. 

"Meskipun pandemi belum berakhir, kami yakin acara-acara yang akan digelar di Singapura serta penawaran pariwisata lainnya akan terus menarik pengunjung pada sisa tahun 2022 dan seterusnya," ucap dia.

Adapun beberapa acara yang ada dalam kalender aktivitas Singapura seperti Formula 1 Singapura, Grand Prix Singapura 2022, dan Bloomberg New Economy Forum.

Sementara beberapa atraksi baru yang bisa dinikmati pengunjung seperti Museum Neraka di Haw Par Villa, Museum Es Krim, SkyHelix Sentosa, dan Avatar: The Experience di Gardens by the Bay.

Baca juga: Loker Singapura Bikin Geger, Cari Sopir Truk Gelar Sarjana Gaji Rp 41 Juta

Dikutip dari situs Singapore Tourism Board (STB), jumlahnya mencapai 282.000. Negara asal lainnya yang juga banyak mengunjungi Negeri Singa adalah India (219.000), Malaysia (139.000), Australia (125.000), dan Filipina (81.000).

KERJA Sama Indonesia - Singapura

Tak hanya urusan kunjungan wisata, Indonesia dan Singapura diketahui memperkuat kerja sama di bidang ketenagakerjaan.

Yang terbaru, kedua negara tengah menjajaki kerja sama ketenagakerjaan pada 4 area kolaborasi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, usai melakukan pertemuan Manpower Working Group (MWG) under The Singapore-Indonesia Six Bilateral Economic Working Groups, di Singapura.

Adapun empat area kolaborasi tersebut adalah Kolaborasi tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia (Collaboration On Human Capital Development).

Kolaborasi untuk mengembangkan bakat teknologi (Collaboration to Develop Tech Talent).

Kolaborasi tentang Pengembangan Kapasitas dan Pertukaran Pelatihan antara Kementerian Kemnaker RI dan Kementerian Tenaga Kerja Singapura (Collaboration On Capacity Building and Training Exchange between Ministry Of Manpower Of Republic Indonesia and Singapore Ministry Of Manpower).

Baca juga: Singapura Hukum Pekerja Indonesia Gegara Video Anak Majikan Ganti Baju

Serta Kolaborasi di Regional Center for the Future of Work (Collaboration On Regional Centre for The Future Of Work (RCFW)).

“Pemerintah Indonesia dan Singapura sepakat untuk memperkuat kolaborasi melalui kerja sama di antaranya pengembangan Tech Talent untuk mendukung pengembangan Sistem Informasi Pasar Kerja Indonesia, peningkatan kapasitas ASN Kemenaker di bidang digital, maupun pengembangan SDM Pelayanan Pasar Kerja, yang akan dibahas secara teknis oleh Pusat Pasar Kerja dan Pemerintah Singapura,” kata Anwar Sanusi.

Turut hadir dalam pertemuan MWG ini Kepala Pusat Pasar Kerja, Muhcamad Yusuf dan Kepala Biro Kerja Sama, M. Arif Hidayat.
Pertemuan ini juga dihadiri delegasi Singapura terdiri dari Director for Employment Standards and International Relations of SG MoM, Assistant Director, International Relations Unit, Manager, Jobs and Skills Strategy, serta perwakilan dari Singapore Civil Service College, Workforce Singapore, dan Skills Future Singapore.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat timbal balik bagi kedua negara, serta memperkuat dan mengakselerasi capaian target kerja sama yang tengah dibangun oleh Indonesia dan Singapura dalam kerangka The Singapore-Indonesia Six Bilateral Economic Working Groups,” katanya.(TribunBatam.id) (Kompas.com) (Kontan.co.id)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Kompas.com, Kontan.co.id

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved