Breaking News:

CORONA KEPRI

Sekdaprov Kepri Sebut Belum ada Perubahan Aturan Meski Kasus Covid-19 Naik

Sekdaprov Kepri menegaskan jika Pemprov Kepri sedang berupaya memulihkan perekonomian Kepri yang terimbas pandemi covid-19 atau virus corona.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Sekdaprov Kepri Adi Prihantara menegaskan belum ada perubahan aturan terkait aturan perjalanan maupun belajar tatap muka, meski kasus covid-19 mulai signifikan di Kepulauan Riau. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Sekdaprov Kepri), Adi Prihantara mengklaim jika kenaikan kasus covid-19 atau virus corona belum signifikan.

Sekdaprov Kepri itu memang mengakui adanya kenaikan kasus covid-19.

Hanya saja, menurutnya Sekdaprov Kepri, hal itu belum merubah penerapan aturan baru yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri).

Data Satgas Covid-19 Kepri hingga 29 Juli 2022 mencatat, terdapat 68 kasus aktif virus corona di Kepulauan Riau.

"Memang ada mulai kenaikan lagi, namun belum signifikan. Doa kita bersama kita agar turun lagi. Untuk perubahan aturan belum ada, termasuk sampai sekolah daring lagi," ujarnya, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Pakar Sebut Kasus Covid-19 di Australia Meningkat Hingga Diperkirakan Puncaknya pada Agustus

Baca juga: 7 Pria di RSKI Covid-19 Galang Batam Masih Berjuang Sembuh dari Virus Corona

Baca juga: Bintan Bebas Pasien Covid-19 Baru Meski Sehari, Jumlah Aktif Virus Corona Masih 12 Kasus

Belum adanya perubahan aturan juga berlaku untuk aturan syarat perjalanan baik dalam negeri maupun luar negeri.

Adi pun mengimbau agar masyarakat Kepri melakukan vaksinasi ke tiga atau booster yang bertujuan sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran covid-19.

Ia juga menyampaikan, Pemerintah provinsi sedang fokus bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi usai diterpa pandemi beberapa tahun lalu.

"Sampai saat ini, kita masih mengikuti apa yang menjadi aturan Satgas Covid-19 dan Kemenhub terhadap syarat perjalanan orang. Agar tidak memperbesar bila ada penyebarannya lagi. Maka yang belum vaksinasi ke tiga segera divaksin. Fokus kami, bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi dampak pandemi tahun-tahun lalu," sebutnya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved