Breaking News:

WISATA NATUNA

Obyek Wisata Natuna di Ranai, Ada Batu Sindu dengan Bebatuan Granit Motif Sulur

Hamparan bebatuan granit raksasa mulai dari tepi pantai hingga di atas bukit di Tanjung Senubing, menjadi ciri khas indahnya wisata Batu Sindu Natuna

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Muhammad Ilham
Sejumlah pengunjung sedang berpose di atas batu di Batu Sindu, Tanjung Senubing, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Satu hal yang menarik untuk dikunjungi saat menikmati destinasi wisata di Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna adalah Batu Sindu.

Destinasi wisata Natuna ini layak untuk dikunjungi wisatawan.

Hamparan bebatuan granit raksasa mulai dari tepi pantai hingga di atas bukit di Tanjung Senubing Natuna, menjadi ciri khas indahnya wisata Batu Sindu, di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna.

Permukaan batu granit raksasa di Natuna ini punya motif sulur alami dan menjadi pembeda dengan batu granit pada umumnya.

Tak ayal lagi, Batu Sindu menjadi satu di antara objek wisata andalan Natuna di ujung utara Indonesia.

Meski sifatnya hanya wisata khusus, namun Batu Sindu menjadi pelengkap 8 Geosite Geopark Natuna.

Bahkan, berkat keindahannya memungkinkan Geopark Natuna diusulkan untuk menjadi UNESCO Geopark Global.

Baca juga: Kemenko Marves Bidik Potensi Desa Wisata di Natuna, Ini Reaksi Bupati dan Wabup


Lokasi wisata satu ini tidak begitu jauh dari pusat Kota Ranai, dari Pantai Piwang.

Lokasinya hanya berjarak sekitar 9 kilometer, jika ditempuh dari Pantai Piwang hanya memakan waktu sekitar 10 menit dan bisa diakses menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan empat.

Setelah melewati jalan beraspal sekitar 8 kilometer, selanjutnya kita akan masuk gang sebelah kanan, yang belum diaspal sekitar 1,2 kilometer.

Dari tempat parkir, selanjutnya harus berjalan kaki turun bukit yang cukup curam sekitar 45 derajat sekitar 50 meter dan kita bisa melihat hamparan bebatuan granit kecil hingga besar yang tekstur permukaannya memiliki motif sulur-sulur.

Motif ini tercipta alami akibat gesekan hujan dan angin.

Batu-batu tersebut terhampar mulai dari bubir pantai hingga atas bukit.

Sehingga banyak sekali spot foto yang bagus bagi pengunjung untuk mengabadikan momen saat di sana.

Febri, wisatawan lokal mengaku, keindahan Batu Sindu sangat menarik untuk dijadikan spot foto terlebih saat sore dan pagi hari.

Menurutnya, saat pagi kita dapat melihat sunrise atau matahari terbit, sementara saat sore hari dapat melihat keindahan cahaya matahari yang akan terbenam.

"Selain itu, foto berlatar bebatuan yang bermotif sulur-sulur itu juga bagus," ujarnya. (tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved