Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Oknum ASN Bintan Kena Kasus Korupsi Masih Dapat Gaji, Inspektorat Beber Alasannya

Inspektorat Bintan mengungkap alasannya mengapa oknum ASN terjerat kasus korupsi masih mendapat hak keuangan.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Kepala Inspektorat Kabupaten Bintan, Irma Annisa menjelaskan alasan oknum ASN Pemkab Bintan terjerat kasus korupsi masih mendapat hak keuangan meski tidak utuh. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Dokter Zailendra Permana, oknum ASN Pemkab Bintan yang terjerat kasus korupsi intentif tenaga kesehatan hasil ungkap Kejari Bintan masih mendapat hak keuangan.

Kepala Inspektorat Bintan, Irma Annisa membenarkan pemberian hak keuangan terhadap oknum dokter terjerat kasus korupsi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Puskesmas Sei Lekop.

Ia pun mengungkap masih diberikannya hak keuangan terhadap oknum ASN Pemkab Bintan yang terjerat kasus korupsi insentif tenaga kesehatan, meski tidak utuh 100 persen.

"Yang bersangkutan masih mendapat hak keuangan sebesar 50 persen. Sebab kasusnya belum incraht dari pengadilan," ucapnya, Jumat (12/8/2022).

Irma Annisa pun mengungkap jika pihaknya belum ada memberikan sanksi atas perbuatan yang menurut penyidik merugikan Negara itu.

Baca juga: Kejari Bintan Telusuri Kekayaan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Lahan TPA

Ini karena kasus yang dihadapi oknum dokter itu belum memiliki keputusan hukum yang tetap.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bintan sebelumnya menempuh banding terkait vonis perkara korupsi dana insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan covid-19.

Langkah hukum yang diambil Kejari Bintan itu setelah Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Tanjungpinang menetapkan hukuman satu tahun penjara untuk eks Kepala Puskesmas Sei Lekop, Zailendra Permana pada 12 Juli 2022 yang bertanggung jawab terkait kasus korupsi di Bintan itu.

Kasipidsus Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi mengungkap jika putusan PN Tipikor Tanjungpinang terkait perkara korupsi insentif nakes untuk penanganan covid-19 itu.

Kejari Bintan bahkan sudah memasukkan surat pengajuan banding ke Pengadilan Tinggi Riau pada 18 Juli 2022 lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved