Selasa, 5 Mei 2026

WAWANCARA EKSKLUSIF

Imigrasi Batam Blak Blakan Keberadaan Calo Selundupkan PMI Ilegal

Dalam wawancara eksklusif TribunBatam.id, Imigrasi Batam mengungkap keberadaan calo dalam menyelundupkan PMI ilegal ke negeri jiran tetangga Kepri.

Tayang: | Diperbarui:

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Keberadaan calo, khususnya terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal terus saja menjadi sorotan.

Bahkan keberadaan calo terkait PMI ilegal ini beberapa kali terungkap oleh aparat penegak hukum.

Tak hanya itu, para masyarakat yang menjadi TKI ini pun kian berani menggunakan jasa calo agar bisa bekerja di luar negeri.

Para calo ini pun juga berani menyebrangkan TKI melalui pelabuhan resmi, di mana kita pasti mengetahui bahwa penjagaan di pelabuhan resmi cukup ketat.

TribunBatam.id melalui program Tribun Podcast akan mengupas tuntas bagaimana cara kerja para calo bisa menyelundupkan TKI ilegal bisa lolos di pelabuhan resmi.

Akan dibahas di edisi Senin (15/8) dengan narasumber Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan, Wira Zulfika.

Baca juga: Calo PMI Ilegal Mulai Bermain di Pelabuhan Resmi Batam

Serta akan dipandu langsung oleh host Tribun Batam yaitu Thom Limahekin. Berikut wawancara eksklusif dengan tema 'Calo TKI Ilegal Bermain Di Pelabuhan Resmi'.

TB: Terkait pemeriksaan orang ini, apa saja yang kita lakukan di sana?

WZ: Jadi ini adalah tugas Imigrasi yang memeriksa orang masuk atau keluar wilayah Indonesia atau serta menjaga kedaulatan negara.

Dalam hal orang melakukan lalu lintas itu disitulah Imigrasi di tempatkan baik itu bandara dan pelabuhan.

Kita ada area Imigrasi, yang merupakan area terbatas yang berisi penumpang, ABK, dan tugas yang berwenang.

TB: Untuk warga kita yang ingin ke luar negeri apa yang harus kita cari tahu sampai akhirnya meloloskan mereka?

WZ: Memang banyak duga - dugaan kita terhadap warga negara Indonesia maupun warga negara asing, dan pemeriksaan nya sama yang kita lakukan.

Yang pertama kita periksa itu paspor dan orangnya, karena banyak juga paspor yang dipalsukan.

Tetapi karena ada sistem perlintasan kita yang baru ini saat kita scan paspor nya, ada beberapa security picture yang sudah bisa mendeteksi semuanya.

Selain itu kita juga melakukan wawancara singkat, kita tanya tujuan nya mau ke mana, berapa lama di sana, apa yang mau di lakukan di sana.

Baca juga: Jangan Pakai Calo, Ini Cara Bikin Paspor Sehari Jadi di Kantor Imigrasi

TB: Saya ingin menanyakan terkait pemeriksaan barang seperti di Batu Ampar dan Kabil, apa saja yang kita periksa?

WZ: Kita di sana mengecek semua kontainer yang masuk, yaitu orang dan dokumennya.

Kalau ada kapal yang datang dari luar kita pasti akan diberi tahu misalnya ada kapal dari Singapura atau Malaysia.

Nah nanti saat kapal masuk kita yang datang ke sana untuk melakukan penelusuran.

Selama proses pengecekan itu orang lain tidak boleh naik.

Di situ kita periksa berapa banyak orang sesuai dengan kru listnya dan kita berikan tanda masuk.

TB: Baik, nah ini kita mau masuk ke beberapa kejadian yang belakangan ini terjadi. Beberapa waktu lalu kan ada penangkapan calon PMI di Pelabuhan Batam Center, makanya kita ingin tahu itu bagaimana dari imigrasi?

WZ: Iya kita juga mau memberi pemahaman dan informasi kepada masyarakat khususnya Tribunners memang seminggu yang lalu itu ada berita penangkapan calon PMI non prosedural yahg diberangkatkan dari pelabuhan resmi.

Setelah dilakukan penyeledikan oleh pihak berwajib dan dilakukan pendalaman disitulah dicari tahu siapa yang memberangkatkan orang-orang ini.

Baca juga: Belajar Dari Kapal TKI Ilegal Karam di Malaysia, BP2MI Ajak Warga Tak Tergiur Calo

Tahapannya khusus untuk WNI yang akan berangkat ke luar negeri, sebelum mereka memasuki area khusus imigrasi dia akan melalui tahapan pemeriksaan dari rekan kita yaitu BP2MI.

Setelah itu pemeriksaan boarding pass, lalu pemeriksaan barang barulah antrian ke imigrasi.

Untuk saat ini masuk ke suatu negara khususnya Malaysia dan Singapura cukup paspor saja.

Nah saat wawancara itulah kita punya trik menanyai tujuan mereka sebenarnya.

Kalau mereka menjawabnya ragu - ragu atau tidak bisa menjawab sama sekali inilah yang kita khawatirkan.

TB: Kalau menurut anda sendiri, kita melihat fenomenanya misalkan orang calo inikan menyelundupkan PMI non prosedural kan di pelabuhan tidak resmi.

Jika di tengah laut mereka alami musibah seperti kecelakaan laut.

Nah sekarang ini kan mereka mulai berani bermain di pelabuhan resmi, bagaimana tanggapan anda melihat ini?

WZ: Seperti yang saya sampaikan tadi, dengan berakhirnya pandemic ini setelah dibukanya boarder dan tanpa adanya penggunaan visa.

Yang awalnya kan semua harus menggunakan visa baik itu yang ke Indonesia maupun ke negara tetangga.

TB: Ketika kita memberlakukan kebijakan seperti itu kita pasti tahu efek samping atau dampak negatifnya itu pasti ada, apakah ada upaya dari kita atau kebijakan lain untuk mengantisipasi potensi itu bisa muncul?

WZ: Jadi memang dengan adanya kejadian kemarin itu sekarang kita memperketat dan agak sedikit lama untuk wawancara tadi.

Baca juga: Tipu-tipu Eks Kades Jadi Calo PNS, Raup Rp5,1 Miliar Modal Kuitansi dan Cakap

Serta memastikan dengan benar kalau calon penumpang ini tujuannya apa di sana.

Kami lakukan secara selektif bahkan kita tunda keberangkatan orang ini dan akan kita serahkan ke BP2MI dulu. Apabila tidak ada masalah ya sudah mereka lolos.

TB: Apakah pernah ada kasus tertentu yang kemudian kita mengambil kebijakan menunda keberangkatan itu dari calon penumpang atau menyerahkan dia ke lembaga lain?

WZ: Ada, sering juga, makanya kita koordinasi terus dengan BP2MI.

TB: Itu contohnya kasus apa saja?

WZ: Dari hasil tanya jawab tadi, karena dia tidak bisa menjawab dan kita ragu juga, nah itulah yang kita serahkan ke BP2MI dan akhirnya dilakukan penundaan keberangkatan.

TB: Jika begitu ada tidak upaya kita dari awal misalnya pada pengurusan paspor itu kita sudah mengantisipasi dari awal ?

Baca juga: Pasutri Calo CPNS Tipu 154 Orang, Kabur Setelah Raup Uang Rp 7,1 Miliar

WZ: Kantor kita khususnya Imigrasi Batam dalam mengantisipasi orang - orang yang non prosedural itu dilakukan tahapan - tahapan persyaratannya, ditambahkan apabila orang - orang yang tidak memiliki KTP Batam, akan dimintakan surat domisili, nah dalam pembuatan paspor juga ada sesi wawancara.

TB: Baik itu sebagai informasi tambahan, kembali ke kasus tadi, apa upaya kita setelah itu di pelabuhan - pelabuhan?

WZ: Khusus di Imigrasi tetap kita lebih intens untuk menjaga atau mencegah orang - orang yang kita duga melakukan ingin bekerja di luar negeri.

TB: Apakah sudah pernah berkoordinasi dengan operator kapal atau pengelola kapal agar pemeriksaan itu mereka juga bantu, sehingga tidak membuat jadwal kapal itu bergeser?

WZ: Jadi begini, selain penumpang juga ada pelaku usaha dan itu tidak satu orang. Jadi petugas kita yang ada di counter itu kalau pagi penumpang Malaysia dan Singapura bercampur. Disitulah kejelian para petugas kita untuk mencegah orang - orang yang non prosedural tadi.(TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved