Senin, 27 April 2026

PENEMBAKAN DI RUMAH KADIV PROPAM

Pengacara Putri Chandrawathi Bantah Dugaan Komnas HAM Tentang Kliennya Ikut Tembak Brigadir J

Kuasa hukum Putri Chandrawathi, Arman Hanis angkat bicara soal dugaan Komnas HAM yang menyebut ada pihak ketiga ikut menembak Brigadir J.

kolase tribunnews
kolase foto istri Irjen pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Kuasa Hukum istri Irjen pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Arman Hanis (kiri) saat ditemui awak media di Kantor LPSK, Ciracas 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Pengacara Putri Candrawathi membantah jika kliennya ikut menembak Brigadir J.

Bantahan tersebut muncul setelah Komnas HAM mengungkapkan adanya dugaan pihak ketiga yang ikut serta menembak Brigadir J.

Kuasa hukum Putri Chandrawathi, Arman Hanis pun angkat bicara soal dugaan Komnas HAM tersebut.

Menurut Arman Hanis dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tak melakukan penembakan.

Keterangan tersangka dan alat bukti yang ada juga tidak menyebut Putri Candrawathi ikut menembak Brigadir J.

Pengacara Putri Candrawathi Bantah Dugaan Komnas HAM soal PC Ikut Tembak Brigadir J

Arman Hanis, pengacara keluarga Irjen Ferdy Sambo, membantah adanya dugaan penembakan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo ataupun sang istri, Putri Candrawathi terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Baca juga: Erman Umar Sebut Rp 500 Juta Pemberian Ferdy Sambo pada Bripka RR Sebagai Uang Terimakasih

Baca juga: Kriminolog Sangsi Brigadir J Lakukan Tindak Asusila Pada Putri Candrawathi, Beberkan Alasannya

Bantahan tersebut disampaikan Arman menanggapi pernyataan Komnas HAM bahwa Putri juga melakukan penembakan kepada Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Kami jelas membantah dugaan tersebut," ujar Arman dikutip dari Kompas.com, Minggu (11/9/2022).

Arman menegaskan bahwa terpampang jelas dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tak melakukan penembakan.

Selain itu, keterangan tersangka dan alat bukti yang ada juga tidak menyebut Putri Candrawathi ikut menembak Brigadir J.

"Hal itu juga jelas terlihat pada saat rekonstruksi."

"Klien kami atau Pak FS juga tidak menembak," lanjut Arman.

Meskipun berdasarkan video animasi resmi Polri, Sambo ditampilkan menembak Brigadir J usai Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.

Terpisah, saat menjalani pemeriksaan lie detector, Bharada E justru mengungkap siapa penembak terakhir Brigadir J.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved