Breaking News:

BATAM TERKINI

Nasabah KSP Karya Bhakti Cari Keadilan, DPRD Batam Minta Pengurus Tanggung Jawab

DPRD Batam meminta pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Karya Bhakti Belakang Padang untuk bertanggungjawab terkait dana nasabah.

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi I DPRD Batam bersama nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Karya Bhakti beberapa waktu lalu. DPRD Batam meminta pengurus dan Ketua KSP untuk bertanggungjawab. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus dugaan penggelapan dana milik nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Karya Bhakti Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga kini belum menemui titik terang.

Terbaru, Jumat (16/9/2022), puluhan nasabah mendatangi Gedung DPRD Batam untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) guna membahas kelanjutan polemik ini.

Dalam rapat, Anggota Komisi I DPRD Batam, Utusan Sarumaha, meminta Ketua KSP Karya Bhakti, Suratno untuk bertanggung jawab.

Bahkan, Utusan sempat menanyakan beberapa langkah Suratno dalam menyikapi masalah tersebut.

"Saya berharap, ketua koperasi konsisten dalam memperjuangkan ini," tegasnya.

Baca juga: Nasabah Polisikan KSP Karya Bhakti Belakang Padang Batam, Diduga Gelapkan Uang

Bahkan, politisi asal Partai Hanura itu memberikan beberapa alternatif dalam penyelesaian polemik.

Pertama, Utusan meminta agar masalah bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan atau mediasi.

Kedua, masalah bisa dibawa ke ranah hukum dengan membuat laporan kepolisian.

"Nanti apakah unsur pidananya terpenuhi atau tidak itu urusan kepolisian. Tapi, ada kemungkinan uang tak bisa kembali," sambungnya.

Terakhir, lanjut Utusan, bisa dilakukan upaya perdata dengan melakukan gugatan ke pengadilan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved