Request Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, KPK Edukasi 7.809 Kades Cegah Korupsi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebelumnya meminta KPK untuk mengedukasi ribuan kepala desa (kades) se-Jateng untuk pencegahan korupsi.
"Tidak hanya lewat spanduk, kami memberikan informasi lewat digital. Bisa lewat WA Group, baliho dan website desa terkait segala bentuk kegiatan kami ada di situ," ungkap Sukamto
Terdapat 29 desa di Provinsi Jawa Tengah yang didapuk sebagai desa calon percontohan antikorupsi.
Setelah menerima bimbingan teknis, mereka akan diukur dan dinilai oleh KPK apakah layak menyandang desa antikorupsi.
Mereka dipilih dari total 7.809 desa di Jawa Tengah.
Baca juga: Momen Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Dampingi Presiden Jokowi di UNS Surakarta
Desa-desa itu adalah, Desa Pandansari (Brebes) Desa Rembul (Tegal), Desa Bojongnangka (Pemalang).
Desa Paningaran (Pekalongan), Desa Kemiri Barat (Batang), Desa Sidorejo (Blora), Desa Tegalsambi (Jepara).
Desa Jepang (Kudus), Desa Banyuurip (Rembang), Desa Kutoharjo (Pati), Desa Banyuurip (Boyolali).
Desa Sendang (Wonogiri), Desa Ngunut (Karanganyar), Desa Tangkil (Sragen), Desa Jeblog (Klaten).
Desa Cemani (Sukoharjo), Desa Sudagaran (Banyumas), Desa Sijenggung (Banjarnegara).
Desa Karangbawang (Purbalingga), Desa Maos Lor (Cilacap), Desa Karanggedang (Purworejo).
Desa Logede (Kebumen), Desa Tanurejo (Temanggung), Desa Semayu (Wonosobo).
Desa Karangrejo (Magelang), Desa Sraten (Sraten), Desa Ngampel Wetan (Kendal).
Desa Jatilor (Grobogan), dan Desa Sumberejo (Demak).(*/TribunBatam.id)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/KPK-Edukasi-Ribuan-Kades-di-Jawa-Tengah-cegah-korupsi.jpg)