Minggu, 19 April 2026

KESEHATAN

WASPADA, Jenis Obat Ini Pemicu Tekanan Darah Tinggi

Ada banyak sekali penyakit yang bisa menyerang kita. Penyakit-penyakit itu datang dari makanan yang dikonsumsi, kondisi fisik lemah bahkan obat-obatan

freepik.com
Ilustrasi tekanan darah - Ada banyak sekali penyakit yang bisa menyerang kita. Penyakit-penyakit itu datang dari makanan yang dikonsumsi, kondisi fisik lemah bahkan obat-obatan 

Dekongestan juga dapat membuat beberapa obat tekanan darah bekerja kurang efektif.

Contoh obat dekongestan dengaan efek samping meningkatkan tekanan darah, yaitu Pseudoephedrine (Sudafed 12 hour) Phenylephrine (Neo-Synephrine).

Baca juga: SOAL Larangan Penggunaan Obat Sirup di Batam, Walikota Ngaku Tunggu Regulasi

Baca juga: BPOM Larang dan Tarik Peredaran 5 Obat Sirup Demam dan Batuk Anak, Ini Daftarnya

3. Antidepresan

Obat-obatan antidepresan bekerja dengan mengubah respons tubuh Anda terhadap bahan kimia otak, seperti serotonin, norepinefrin, dan dopamin, yang memengaruhi suasana hati Anda.

Di sisi lain, bahan kimia dari obat-obatan antidepresan ini memberikan efek samping yang membuatnya meningkatkan tekanan darah Anda.

Contoh antidepresan yang dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi adalah Inhibitor monoamine oksidase Tricyclic antidepressants Fluoxetine (Prozac dan Sarafem)

4. Obat migrain

Mengutip WebMD, beberapa obat migrain bekerja dengan mengencangkan pembuluh darah di kepala Anda.

Ini mengurangi rasa sakit migrain. Di sisi lain, obat ini memberikan efek samping yang menyempitkan pembuluh darah di seluruh tubuh Anda.

Ini membuat tekanan darah Anda meningkat, bisa saja berada di tingkat yang berbahaya.

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau jenis penyakit jantung lainnya, bicarakan dengan dokter Anda sebelum minum obat untuk migrain atau sakit kepala parah.

5. Obat penurun berat badan

Mengutip WebMD, beberapa obat penurun berat badan dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi Anda.

Obat yang berkerja menekan nafsu makan bisa membuat tekanan darah meningkat dan memberikan lebih banyak tekanan pada jantung Anda.

Sebelum menggunakan obat penurun berat badan, baik yang diresepkan atau dijual bebas, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved