KESEHATAN
WASPADA, Jenis Obat Ini Pemicu Tekanan Darah Tinggi
Ada banyak sekali penyakit yang bisa menyerang kita. Penyakit-penyakit itu datang dari makanan yang dikonsumsi, kondisi fisik lemah bahkan obat-obatan
Anda perlu berkonsultasi dari dokter sebelum mengkonsumsi suplemen herbal, terutama jika Anda sudah memiliki masalah dengan tekanan darah atau penyakit jantung.
Baca juga: Cegah Kasus Gagal Ginjal Akut Bertambah, Kemenkes Minta Apotek Setop Beri Obat Sirup
Baca juga: Begini Cara Mengatasi Kepala Pusing secara Cepat dan Alami Tanpa Obat
8. Terapi biologis
Obat yang digunakan dalam terapi biologis dapat memiliki efek samping yang meningkatkan tekanan darah.
Beberapa obat ini menargetkan sel-sel tertentu dan beberapa menggunakan sistem imun tubuh Anda sendiri untuk melawan berbagai penyakit autoimun dan kanker.
Inhibitor angiogenesis khususnya dan beberapa antibodi monoklonal dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi.
Contoh obat ini antara lain, Bevacizumab (Avastin) Gefitinib (Iressa) Imatinib (Gleevec) Pazopanib (Votrient) Ramucirumab (Cyramza).
9. Imunosupresan
Obat ini diberikan kepada hampir semua orang yang telah menjalani transplantasi organ.
Beberapa imunosupresan dapat meningkatkan tekanan darah Anda, mungkin karena cara imunosupresan dapat memengaruhi ginjal Anda.
Contoh imunosupresan yang dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi meliputi, Siklosporin (Neoral, Sandimmune, Gengraf) Tacrolimus (Astagraf XL, Prograf, Envarsus XR)
10. Stimulan
Beberapa obat stimulan dapat menyebabkan jantung Anda berdetak lebih cepat atau tidak teratur dan meningkatkan tekanan darah.
Obat stimulan yang dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi meliputi Ritalin, Concerta, dan lainnya.
Periksakan tekanan darah Anda secara teratur jika Anda mengonsumsi stimulan.
Jika tekanan darah Anda meningkat atau tidak terkontrol dengan baik, tanyakan kepada dokter Anda tentang alternatif obat ini.
Baca juga: 5 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang yang Terbukti Ampuh
Baca juga: 10 Obat Herbal Atasi Panu Membandel
11. Kafein
Kafein menyebabkan lonjakan sementara tekanan darah pada orang yang tidak menggunakannya secara teratur.
Kafein memblokir hormon yang membuat pembuluh darah Anda tetap terbuka, sehingga darah dapat dengan mudah melewatinya.
Hal tersebut dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi untuk sementara.
Namun, tidak ada cukup bukti untuk membuktikan bahwa kafein meningkatkan tekanan darah Anda dalam jangka panjang.
Contoh obat dan produk yang mengandung kafein meliputi, Pil kafein (Vivarin dan lainnya) Kopi Minuman energi dan minuman lainnya.
Kandungan kafein kopi bisa sangat bervariasi, jadi sulit untuk mengatakan berapa cangkir kopi yang bisa Anda minum sehari.
Untuk melihat apakah kafein meningkatkan tekanan darah Anda, periksa tekanan darah Anda sekitar 30 menit setelah minum secangkir kopi atau minuman berkafein lainnya.
Jika tekanan darah Anda naik 5-10 poin, Anda mungkin sensitif terhadap efek peningkatan tekanan darah dari kafein.
12. Obat-obatan terlarang
Mengutip Mayo Clinic, obat-obatan terlarang dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi dengan mempersempit arteri yang memasok darah ke jantung Anda.
Obat-obatan ini juga meningkatkan detak jantung Anda dan merusak otot jantung Anda.
Contoh obat-obatan terlarang yang dapat mempengaruhi jantung Anda meliputi, Amfetamin, termasuk metamfetamin Steroid anabolik dan Kokain MDMA.
Jika Anda menggunakan obat-obatan terlarang, penting untuk berhenti.
Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi program perawatan obat.
Baca juga: 7 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi secara Alami Tanpa Obat-obatan
Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Kepala tanpa Obat atau Secara Alami
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hipertensi-wuakkkk.jpg)