BERITA VIRAL
Warga Pontianak Jadi Korban Tewas Peluru Nyasar Oknum Polisi
Wakapolresta Pontianak mengungkap peluru nyasar oknum polisi yang menewaskan seorang warga murni pda Rabu (2/11/2022) murni kelalaian anggota.
PONTIANAK, TRIBUNBATAM.id - Duka masih menyelimuti keluarga Muhammad Soewardi Sembiring, warga Pontianak yang menjadi korban tewas peluru nyasar oknum polisi.
Pria 48 tahun warga Jalan Nyi Ageng Serang, Gang Tengkawang 5/6, Kelurahan Tanjung Hulu, Pontianak Timur itu menjadi korban peluru nyasar oknum polisi saat mengendarai mobil pada Rabu (2/11/2022).
Tak disangka peluru nyasar oknum polisi itu menembus kaca mobil depan bagian kanan dan mengenai bagian belakang kepalanya saat mobil yang dikendarai warga Pontianak yang dikaruniai tiga anak ini datang dari Pontianak Timur menuju pusat kota, berhenti di Simpang 4 Garuda menunggu lampu hijau.
Warga Pontianak korban peluru nyasar oknum polisi itu meninggal saat dibawa ke rumah sakit.
Jenazah Muhammad Soewardi Sembiring (48) sudah dimakamkan di komplek pemakaman Masjid Baitul Makmur, Jalan Panglima Aim Kota Pontianak, Kamis 3 November 2022.
Soewardi meninggalkan tiga anak, dua masih kuliah dan satu duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Nurwahyuni, istri Soewardi menceritakan pada 2 November 2022 pukul 10.00, suaminya pamit pergi ke Jalan Tanjungpura Pontianak karena ada urusan pekerjaan.
Baca juga: Polrestabes Medan Selidiki Jaringan 3 Oknum Polisi Coba Ambil Paksa Motor Warga
Ia sendiri berada di rumah dan anak-anaknya kuliah dan satu sekolah.
"Saat itu mati lampu, jadi WiFi juga mati. Jadi saya tidak ada komunikasi sama sekali dengan almarhum, jadi saya keluar ke tempat tetangga dan berbincang," ujarnya.
Setelah beberapa saat berbincang, lampu kembali hidup dan saat itu pun sejumlah pesan masuk ke WA. "Saat itu anak saya ngirimkan video seperti yang beredar mengatakan kalau itu seperti ayah, Mak ini seperti ayah plat mobilnya" ujarnya.
Nurwahyuni lalu menelepon adiknya yang juga merupakan anggota kepolisian. Saat itu pun mengirim video ke sang adik untuk memastikan kebenarannya.
“Adik saya bilang langsung berangkat. Lalu saya juga berangkat diantar sampai ke Pos Garuda. Jadi saya tanya disana, gimana keadaan abangmu. Adik saya bilang kakak tenang dulu," tuturnya.
Kemudian, iapun diantar ker Rumah Sakit RS Bhayangkara Anton Soedjarwo.
Ternyata tiba di IGD Rumah sakit, Nurwahyuni mendapati sang suami dalam kondisi meninggal dunia.
Keluarga terduga pelaku oknum polisi yang menewaskan Muhammad Soewardi Sembiring, Frangky Marpaung yang diwakili oleh pamannya, Ramses Marpaung juga telah datang ke rumah duka untuk memberikan permintaan maaf.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Warga-Pontianak-Jadi-Korban-Peluru-Nyasar-Oknum-Polisi.jpg)