Kamis, 7 Mei 2026

BERITA VIRAL

Warga Pontianak Jadi Korban Tewas Peluru Nyasar Oknum Polisi

Wakapolresta Pontianak mengungkap peluru nyasar oknum polisi yang menewaskan seorang warga murni pda Rabu (2/11/2022) murni kelalaian anggota.

Tayang:
TribunBatam.id via TribunPontianak.co.id/TRI PANDITO WIBOWO
Istri Almarhum Muhammad Soewardi Sembiring di kediamannya, Jalan Nyi Ageng Serang, gang Tengkawang 5/6 Kota Pontianak, Kamis 3 November 2022. Pria 48 tahun itu menjadi korban peluru nyasar oknum polisi yang bertugas di Satlantas Polres Pontianak. 

Terkait penanganan pelaku akan langsung didalami oleh fungsi Propam dan Paminal, untuk mengetahui apakah penggunaan senjata tersebut sesuai aturan atau tidak.

"Tentunya ini menjadi tanggung jawab kami juga ketika personel kami melakukan keteledoran saat melaksanakan tugas di lapangan," kata AKBP Darma.

Baca juga: Oknum Polisi Tega Berbuat Asusila ke Anak Tiri, Terungkap dari Laporan Istri

Dengan peristiwa ini, pihaknya akan melakukan pengecekan ulang serta pemeriksaan terkait senjata api yang saat ini dipegang oleh seluruh personel.

Sebelumnya Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro saat menggelar konferensi pers di Polresta Pontianak menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada pukul 11.30 WIB.

Saat itu, di Pos Garuda terdapat dua anggota pertama Franky Marpaung dan Dika yang istirahat setelah menjalankan tugas pengaturan lalu lintas.

Kemudian, Franky Marpaung hendak membersihkan senjata miliknya, sementara Dika sedang bermain handphone saat itu.

Baca juga: Istri Oknum Polisi eks Walpri Kepri 1 Terjerat Kasus Narkoba Cari Keadilan

Tapi secara tiba - tiba senjata atau pistol milik Franky meletus.

"Itu benar, dimana saat itu anggota Polantas berada di Pos Garuda dia berdua satu namanya Franki Marpaung, satu namanya Dika, mereka setelah menjalankan tugas istirahat, lalu Franky Marpaung membersihkan senjata dan memang sudah mempersiapkan peralatan untuk membersihkan senjata, karena dia berpikiran kemarin kehujanan dan takut berkarat,"ujarnya.

"Kemudian, setelah duduk ada ledakan, lalu peluru menembus triplek, lalu jendela kaca, baru ke arah jalan dan mengenai kendaraan, saat itu dia (Franky) tidak mengetahui bahwa itu mengenai seseorang," tambah Kapolda.

Jenderal Bintang Dua ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas peristiwa yang terjadi.(TribunBatam.id) (TribunPontianak.co.id)

Sumber: TribunPontianak.com

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved