KESEHATAN
8 Tanda Kerusakan Saraf, Sering Kebas dan Lebih Sering Pipis
Lumpuh bisa terjadi di area tertentu pada penderitanya, setengah tubuhnya bahkan seluruh tubuh karena saraf adalah sistem yang kompleks.
Jika Anda mengalami luka bakar, memar, atau luka trauma karena Anda tidak menyadari sedang menyentuh sesuatu yang panas, tajam, atau tidak nyaman, Anda perlu periksa ke dokter.
Baca juga: 10 Penyakit Saraf dan Gejalanya yang Penting Diketahui
Baca juga: Hati-hati Saraf Terjepit, Tak Hanya Menyerang Lansia Namun Juga Usia Muda
3. Sulit menggerakkan tubuh
Jika kerusakan saraf terjadi pada bagian motorik, Anda akan mengalami kelemahan otot atau kelumpuhan.
Gejala ini juga dapat menunjukkan bahwa ada masalah mendasar yang memerlukan perhatian medis segera, jadi Anda perlu dibawa ke UGD.
Anda perlu waspada, jika kelemahan atau mati rasa muncul tiba-tiba (terutama di satu sisi tubuh), Anda juga sulit menggerakan anggota badan, disertai sakit kepala parah.
Kondisi tersebut bisa merupakan tanda kerusakan saraf jenis stroke.
Stroke memerlukan perhatian medis secepatnya.
4. Rasa sakit mengalir hanya satu kaki
Ketika Anda merasakan sakit yang tajam, terbakar, atau kesemutan yang terus-menerus dimulai di punggung bawah dan menjalar ke bagian belakang kaki bisa berarti Anda menderita skiatika.
Skiatika terjadi ketika saraf siatik (yang menjalar dari punggung bawah, pinggul, dan bawah kaki Anda) menjadi tertekan atau rusak, baik oleh disk hernia di tulang belakang atau oleh penyakit seperti diabetes.
Baca juga: Mengenal Sindrom Horner, Kerusakan Saraf yang Sebabkan Kelainan pada Wajah
Baca juga: Makanan Minuman Penyebab Bau Badan dan Cara Menghilangkannya
5. Mudah jatuh
Tiba-tiba tersandung dan jatuh berkali-kali bisa menjadi tanda kerusakan saraf lainnya.
Jika saraf yang memengaruhi sensasi rusak, koordinasi anggota tubuh Anda akan kurang dan gagal merasakan posisi tubuh yang benar.
Akibatnya, Anda bisa mudah jatuh dari posisi Anda berada. Misalnya, Anda merasakan mati rasa di kaki hingga sulit mengetahui ke mana Anda berjalan.
Ini bisa menyebabkan Anda tersandung. Pada kasus tertentu, jika Anda juga mengalami tremor, otot kaku, dan perubahan bicara, bisa jadi Anda mengalami kondisi seperti penyakit Parkinson.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/19-9-2020-kesemutan.jpg)