Senin, 13 April 2026

BERITA KRIMINAL

Heboh Kasus Penculikan Anak di Sagulung Batam Bikin Emak-emak Cemas

Emak-emak di Kecamatan Sagulung cemas setelah heboh kasus penculikan anak yang terjadi pada anak Pak RT di Kaveling Saguba baru-baru ini.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra angkat bicara mengenai heboh kasus penculikan anak di wilayah hukumnya. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Heboh kasus penculikan di Batam membuat sejumlah orang tua di Kecamatan Sagulung resah.

Geger kasus penculikan di Batam pada Kamis (24/11/2022) yang menimpa anak Ketua RT di Sagulung Baru (Saguba) membuat orang tua di Kecamatan Sagulung ekstra waspada mengawasi anak mereka.

Bahkan membuat sejumlah emak-emak di Sagulung membatasi anaknya untuk bermain jauh dari komplek perumahan untuk menghindari buah hati mereka menjadi korban penculikan di Batam.

Itu dilakukan beberapa orang tua terhadap anak mereka di Kecamatan Sagulung.

“Iya pasti takutlah. Walau sudah ditemukan anak itu, kan kelewatan sekali itu,” ujar Wina, seorang ibu rumah tangga di Kaveling lama.

Baca juga: PESAN Berantai Soal Penculikan Anak Beredar di WhatsApp, Ini Kata Kapolsek Sagulung Batam

Menurut dia, tak banyak yang bisa ia lakukan selain membatasi jarak bermain anaknya.

“Tak kukasih jauh main sekarang, biarlah di sekitar sini saja. Nanti kek anak pak RT yang di Saguba, hilang diculik orang,” katanya.

Tak hanya Wina, beberapa ibu rumah tangga lainnya juga turut memberikan proteksi dini untuk menjaga anak-anak.

Termasuk Regar, warga Dapur 12. Ia mengaku selalu menghubungi yang tinggal dirumah. Sementara ia berdagang di pasar.

“Pak Polisi tangkaplah penjahat itu, masa anak kecil jadi sasaran. Takut juga kami, kadang sambil jualan kepikiran juga anak di rumah,” ucap Regar.

Heboh kasus penculikan di Batam itu sebelumnya sempat dialami dua orang anak hingga viral di media sosial dan WhatsApp grup warga di Batam.

Baca juga: HOAX, Kabar Penculikan Siswi SMPN 20 Batam, Polsek Sekupang Ungkap Faktanya 

Anak yang disebut sebagai korban penculikan merupakan anak dari Keutua RT Blok P bernama Asri.

Anak pak RT itu dilaporkan diculik di kawasan Tunas Regency tak jauh dari Polsek Batuaji.

Informasinya ada enam orang yang saat itu baru pulang sekolah dan pangsung dihampiri pelaku yang kini masih buron.

Hanya saja dari enam orang anak, dua di antaranya dilaporan diculik oleh tersangka yang masih dalam penyelidikan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved