Jumat, 10 April 2026

Swedia Atur Syarat Pelaku Perjalanan dari China Mulai Hari Ini

Kebijakan Swedia untuk pelaku perjalanan dari China berlaku mulai hari ini dikecualikan untuk kelompok ini. Siapa saja mereka?

TribunBatam.id via Kontan.co.id
Ilustrasi Swedia - Negara Swedia memberlakukan aturan bagi pelaku perjalanan dari China mulai hari ini, Sabtu (7/1/2023). 

CHINA, TRIBUNBATAM.id - Mulai hari ini, pelaku perjalanan dari China menuju Swedia wajib menunjukkan hasil negatif tes Covid-19.

Kebijakan Swedia bagi pelaku perjalanan dari China dengan menunjukkan hasil tes negatif covid-19 yang berlaku mulai hari ini terlepas dari status vaksinasi mereka.

Swedia merupakan salah satu negara Uni Eropa yang menerapkan pembatasan masuk bagi pelaku perjalanan dari China.

Negara UE pertama yang memberlakukan syarat masuk adalah Italia, lalu disusul oleh Spanyol seperti dilansir dari schengenvisainfo.com.

Sementara China berencana untuk membuka perbatasan mulai Minggu (8/1/2023) setelah melakukan pembatasan selama sekitar tiga tahun.

Baca juga: Jakarta and Bali are Targeted to be Direct Flight Destinations from China

"Dikarenakan adanya ketidakpastian seputar penyebaran Covid-19 di China, Pemerintah (Swedia) memutuskan untuk menerapkan pembatasan masuk sementara," tutur Menteri Sosial dan Kesehatan Masyarakat Swedia, Jakob Forssmed, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (6/1/2023).

Berlaku hingga Sabtu (28/1/2023), syarat masuk ini dikecualikan bagi pelaku perjalanan berusia di bawah 12 tahun, pelaku perjalanan dengan izin tinggal di Swedia.

Kemudian penduduk jangka panjang Uni Eropa (UE) dan Badan Lingkungan Eropa (EEA), serta pelaku perjalanan dengan alasan keluarga yang mendesak.

Warga negara Swedia yang bepergian dari China juga dikecualikan dari pembatasan ini.

Sebagai informasi, penerapan pembatasan ini berdasarkan permintaan dari Badan Kesehatan Masyarakat Swedia yang menyatakan, situasi epidemiologi di China sulit untuk diakses.

Baca juga: Warga Singapura, Malaysia, Cina Paling Banyak Kena Deportasi Imigrasi Karimun

"Tujuannya adalah menunda kemungkinan penyebaran varian baru, dan dengan demikian meningkatkan kemungkinan untuk mengambil tindakan, dan dalam jangka panjang, mengurangi beban sistem perawatan kesehatan Swedia," terang Forssmed.

Sebagai informasi, dilaporkan oleh Kompas.com, Kamis (5/1/2023), Uni Eropa juga sebelumnya mengimbau negara-negara anggotanya untuk menerapkan syarat masuk bagi kedatangan asal China. (TribunBatam.id) (Kompas.com/Ni Nyoman Wira Widyanti)

Sumber: Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved