Kamis, 9 April 2026

BINTAN TERKINI

Daftar Kecamatan Berikut Jumlah Kepala Keluarga Terdampak Banjir Rob di Bintan

BPBD catat ada sembilan kecamatan di Bintan terdampak banjir rob dan banjir biasa. Berikut daftar dan jumlah kepala keluarga terdampak

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Potret rumah warga terdampak banjir rob di Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, baru-baru ini 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan mencatat sebanyak 1.593 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 3.306 jiwa terdampak banjir rob dan banjir biasa yang terjadi dari Selasa (24/1/2023) hingga Kamis (26/1/2023) di Kabupaten Bintan.

Kepala BPBD Bintan Ramlah, menuturkan banjir rob ini disebabkan cuaca ekstrem dan angin kencang serta curah hujan dengan intensitas yang tinggi.

Akibatnya, air laut pasang tinggi dan menyebabkan banjir rob dan berdampak ratusan rumah warga terendam di beberapa wilayah.

"Sesuai data sementara terdapat 1.593 KK dan 3.306 jiwa di Bintan," ucapnya, Kamis.

Ia melanjutkan, dampak kerusakan banjir rob ini juga berakibat rusaknya drainase KM 18 Jalan Nusantara yang berstatus jalan provinsi.

Sebab saluran drainase yang menyempit akibat sedimentasi.

Selain itu gorong-gorong amblas di jalan raya Tanjungpinang-Jalan Tanjunguban KM 51 Sri Bintan.

Baca juga: Banjir Rob di Bintan, Roby Turun ke Lapangan hingga Beri Instruksi Seluruh Camat

Kemudian, jalan Wan Sri Beni Bandar Seri Bentan, tergenang air akibat belum ada saluran drainase.

"Tidak hanya itu, jalan raya Tanjungpinang-Tanjunguban Simpang Tembeling, tergenang air akibat debit air yang tinggi," terangnya.

Ramlah mengatakan atas musibah yang terjadi, tim penanggulangan bencana Kabupaten Bintan telah melakukan penilaian kerusakan, kerugian dan pemenuhan kebutuhan dasar untuk dasar acuan rencana selanjutnya.

"Warga juga melaksanakan gotong-royong membersihkan rumah korban akibat banjir dan genangan air," ungkapnya.

Ramlah tidak lupa mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dalam kondisi seperti saat ini.

Khususnya warga di wilayah pesisir pantai yang memang sangat rawan terjadi banjir rob.

"Apabila sudah tahu bahwasanya potensi akan terjadi banjir, upayakan untuk mengemasi barang-barang. Kemudian jangan lupa mematikan aliran listrik, supaya tidak terjadi korban jiwa," ungkapnya.

Ramlah menambahkan, untuk warga yang terdampak banjir rob dan banjir biasa, belum ada warga yang mengungsi dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Banjir Rob di Bintan, Warga Sei Enam Minta Kapal Kurangi Kecepatan

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved