Wanita Mengaku Istri Polisi Dalam Tabrak Lari Tewaskan Mahasiswi, Kapolres Bereaksi

Tabrak Lari tewaskan mahasiswi, Kapolres bereaksi keras atas pernyataan seorang wanita mengaku istri polisi serta berada dalam mobil Audi hitam.

TribunBatam.id via TribunJabar.id
KECELAKAAN DI CIANJUR - Ungkap kasus tabrak lari tewaskan seorang mahasiswi di Cianjur, Sabtu (28/1/2023). Tampak Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan (kiri) hadir dalam ungkap kasus penetapan tersangka. Polisi menetapkan sopir Audi Hitam yang ikut dalam rombongan polisi sebagai tersangka. Ia diketahui menggunakan pelat nomor palsu. 

CIANJUR, TRIBUNBATAM.id - Kasus tabrak lari yang menewaskan seorang mahasiswi dalam kecelakaan di Cianjur terus saja menyita perhatian.

Setelah polisi menetapkan sopir Audi hitam bernama Sugeng sebagai tersangka dalam kasus tabrak lari Selvi Amalia Nuraeni hingga tewas, pengakuan mengejutkan datang dari Nur (23).

Wanita yang mengaku sebagai istri seorang perwira polisi berada dalam mobil Audi A8 yang terlibat tabrak lari di Jalan Raya Bandung pada Jumat (20/1/2023) siang.

Nur mengaku jika mobil sedan mewah tersebut merupakan milik suaminya.

Mobil tersebut, lanjut dia, baru digunakan tiga kali, karena mobil yang sering digunakannya sedang diperbaiki.

Selain itu, dia mengaku sengaja datang ke Cianjur karena sudah janjian untuk bertemu, karena suaminya menginap di kawasan Puncak, Cipanas.

Baca juga: Tabrak Lari Tewaskan Mahasiswi, Sopir Audi Hitam Pakai Pelat Palsu Jadi Tersangka

Nur soal tabrak lari tewaskan mahasiswi
Nur, wanita berumur 23 tahun penumpang mobil Audi A8 mengaku sebagai istri perwira polisi saat diwawancarai di Jalan Raya Bandung, Jumat (27/1/2023). Ia mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan mahasiswi beberapa waktu lalu.

"Saya menggunakan mobil tersebut, karena disuruh oleh suami saya. Karena, mobil yang biasa saya gunakan masih di bengkel. Saya sudah janjian saya nyusul dari Jakarta menuju Puncak, saya telfonan sama suami, pertama kan ketemu di tempat makan Alam Sunda saya telfon suami saya kalau saya sudah sampai lalu tidak lama disitu suami saya iring-iringan, lalu saya telfonan sama suami saya, ikut ya yaudah iya ikut tutup jendelanya," katanya pada wartawan di Jalan Raya Bandung, Jumat (27/1/2023).

Nur mengatakan, atas izin dari suaminya, mobil yang ditumpanginya ikut dalam iring-iringan rombongan Polda Metro Jaya yang akan mengembangkan kasus pembunuhan Wowon cs di Ciranjang.

"Saya ikut iring-iringan di belakang atas izin dari suami saya. Jadi bukan kendaraan yang sengaja masuk atau menerobos rombongan," tegasnya.

Selain itu, Nur mengaku, tidak mengetahui secara pasti terkait dengan mobil tersebut.

Termasuk penggunaan pelat nomor palsu yang sebelumnya disampaikan Polda Jabar saat ungkap kasus Sabtu (28/1/2023).

Ia mengaku hanya menggunakan mobil tersebut.

Baca juga: Kompolnas dan IPW Bereaksi, Mahasiswa UI Tewas Kecelakaan Jadi Tersangka

"Mobil itu punya suami, jadi saya tidak tahu menahu waktu itu saya dipinjemin mobil itu karena mobil saya lagi di bengkel kalau untuk plat nomor mobilnya gimana itu saya ga tahu sama sekali yang tahu suami saya," katanya.

KAPOLRES Cianjur Bereaksi

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan membantah seluruh keterangan yang disampaikan Nur (23), penumpang mobil sedan Audi yang diduga tabrak lari Selvi Amalia Nuraeni, mahasiswi Cianjur hingga meninggal.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved