LINGGA TERKINI
Gambaran Aktivitas Melayu Lingga Tempo Dulu Lewat Talam Sehidang
Lewat event Talam Sehidang, event ini coba menggambarkan serinci mungkin aktivitas Melayu Lingga Tempo Dulu.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
Salah satunya stand Dahlia dari Kelurahan Dabo Lama.
"Ini gubal sagu makanan Melayu Lingga, memang dari olahan sagu, dengan lauk ikan pari gulai (asam pedas-red)," kata Lurah Dabo, Sastra Madi menyambut tamu mencicipi hidangan.
Dalam stan di Kelurahan Dabo ini, terlihat banyak benda klasik atau kuno yang terpajang.
Hingga pada malamnya, kegiatan dilanjutkan dengan aksi penampilan bangsawan dan perlombaan tarian Melayu klasik.
Ratusan hingga ribuan warga setempat memadati kegiatan itu.
"Alhamdulillah, kali ini kegiatannya lebih besar lagi, kami juga didukung oleh instansi-instansi dan swadaya masyarakat yang turut membantu jalannya kegiatan ini," Ketua Tuana, Desgi Prayoga kepada TribunBatam.id.
"Untuk pemilihan tempat dari hasil survei masyarakat, jadi dari survei itu Implasemen merupakan lokasi yang tepat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar," sambungnya.
Kegiatan ini sebelumnya telah mendapatkan dukungan oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar.
Bahkan Muhammad Nizar pada Talam Sehidang pertama ikut hadir dan ikut mengapresiasi, kegiatan yang belum pernah dibuat oleh orang masyaraka
Prayoga sebelumnya telah menjelaskan, bahwa Talam Sehidang ini merupakan bentuk pelestarian dan pengembangan budaya melayu.
Hal itu demi menjaga eksistensi dan jati diri masyarakat Lingga sebagai orang Melayu.
Baca juga: Talam Sehidang di Lingga, Hidupkan Budaya Masyarakat Melayu Tempo Dulu Dari Makan Bersama
Dia berharap, masyarakat Melayu khususnya dapat mengenal lebih dekat dan mencintai khazanah Melayu yang ditinggalkan oleh orang-orang terdahulu.
"Warisan kita adalah jati diri kita," tuturnya.
Yoga mengungkapkan, Talam Sehidang Jilid II ini lebih menyentuh pada kenangan-kenangan masa kecil yang tidak ditemui di masa sekarang.
"Ini merupakan tanggungjawab kita semua untuk melestarikan dan mengembangkan budaya melayu di Negeri Bunda Tanah Melayu," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Potret-Melayu-Lingga-Tempo-Dulu.jpg)