Rabu, 13 Mei 2026

LINGGA TERKINI

Gambaran Aktivitas Melayu Lingga Tempo Dulu Lewat Talam Sehidang

Lewat event Talam Sehidang, event ini coba menggambarkan serinci mungkin aktivitas Melayu Lingga Tempo Dulu.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Febriyuanda
POTRET MELAYU LINGGA TEMPO DULU - Event Talam Sehidang Jilid II yang ditaja oleh Komunitas Tuah Anta Permana berlangsung meriah di Implasemen Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri memasuki malam puncaknya Sabtu (25/2/2023) malam ini. Dalam kegiatan ini, kita bisa melihat aktvitas Melayu Lingga tempo dulu. 

Salah satunya stand Dahlia dari Kelurahan Dabo Lama.

"Ini gubal sagu makanan Melayu Lingga, memang dari olahan sagu, dengan lauk ikan pari gulai (asam pedas-red)," kata Lurah Dabo, Sastra Madi menyambut tamu mencicipi hidangan.

Event Talam Sehidang Jilid II di Lingga
TALAM SEHIDANG DI LINGGA - Event Talam Sehidang Jilid II di area Implasemen Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang digelar sejak Kamis (23/2/2023).

Dalam stan di Kelurahan Dabo ini, terlihat banyak benda klasik atau kuno yang terpajang.

Hingga pada malamnya, kegiatan dilanjutkan dengan aksi penampilan bangsawan dan perlombaan tarian Melayu klasik.

Ratusan hingga ribuan warga setempat memadati kegiatan itu.

"Alhamdulillah, kali ini kegiatannya lebih besar lagi, kami juga didukung oleh instansi-instansi dan swadaya masyarakat yang turut membantu jalannya kegiatan ini," Ketua Tuana, Desgi Prayoga kepada TribunBatam.id.

"Untuk pemilihan tempat dari hasil survei masyarakat, jadi dari survei itu Implasemen merupakan lokasi yang tepat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar," sambungnya.

Kegiatan ini sebelumnya telah mendapatkan dukungan oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar.

Bahkan Muhammad Nizar pada Talam Sehidang pertama ikut hadir dan ikut mengapresiasi, kegiatan yang belum pernah dibuat oleh orang masyaraka

Prayoga sebelumnya telah menjelaskan, bahwa Talam Sehidang ini merupakan bentuk pelestarian dan pengembangan budaya melayu.

Hal itu demi menjaga eksistensi dan jati diri masyarakat Lingga sebagai orang Melayu.

Baca juga: Talam Sehidang di Lingga, Hidupkan Budaya Masyarakat Melayu Tempo Dulu Dari Makan Bersama

Dia berharap, masyarakat Melayu khususnya dapat mengenal lebih dekat dan mencintai khazanah Melayu yang ditinggalkan oleh orang-orang terdahulu.

"Warisan kita adalah jati diri kita," tuturnya.

Yoga mengungkapkan, Talam Sehidang Jilid II ini lebih menyentuh pada kenangan-kenangan masa kecil yang tidak ditemui di masa sekarang.

"Ini merupakan tanggungjawab kita semua untuk melestarikan dan mengembangkan budaya melayu di Negeri Bunda Tanah Melayu," tambahnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved