Kamis, 14 Mei 2026

KESEHATAN

Berbahaya, Ini Dampak Buruk Mengonsumsi Teh Detoks bagi Kesehatan

Berikut efek samping teh detoks untuk kesehatan yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya.

Tayang:
Freepik.com
Teh detoks sering diklaim bisa menurunkan berat dan membuang racun dalam tubuh. Ini bahaya minum teh detoks. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Marak beredar teh detoks yang diklaim bisa menurunkan berat badan dan mengeluarkan racun-racun yang berbahaya untuk tubuh.

Iming-iming ini tentu mengiurkan terutama bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat.

Padahal klaim itu tidak sepenuhnya benar, karena bisa menimbulkan tidak baik dan berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Konsumsi teh detoks ternyata tidak dianjurkan karena ada beberapa efek samping yang akan ditimbulkan.

Dilansir dari Medical News Today, teh detoks adalah jenis teh yang diklaim bisa menurunkan berat badan dan membersihkan tubuh dari racun.

Klaim ini muncul karena adanya kandungan teh yang bisa menyehatkan pencernaan, mendukung metabolisme tubuh, dan menghilangkan kotoran.

Baca juga: 6 Cara Minum Kopi yang Tepat untuk Menurunkan Berat Badan

Baca juga: Obat Alami Menurunkan Berat Badan, Ada Cabai Rawit dan Jinten

Namun, klaim yang dimiliki oleh teh detoks tersebut belum bisa dipercaya sepenuhnya karena ada beberapa kandungan teh detoks berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Bahkan, Lembaga Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), tidak menganggap bahwa teh detoks bisa menurunkan berat badan secara efektif.

Beberapa kandungan teh detoks, seperti kafein dan senna, diizinkan oleh FDA untuk digunakan untuk alasan medis lainnya.

Namun, penggunaan kedua bahan tersebut tidak akan mendukung program diet yang dilakukan dan malah akan berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Berikut efek samping teh detoks untuk kesehatan yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya dilansir dari Medical News Today dan Healthline, seperti:

  • Menyebabkan masalah pencernaan

Beberapa bahan teh detoks, seperti senna atau obat pencahar lainnya, bisa meningkatkan frekuensi buang air besar karena kandungan laksatif yang dimilikinya.

Ada beberapa gejala yang akan dirasakan, seperti kram perut, mual, diare, konstipasi, kecanduan, melemahnya usus besar, dan berkurangnya level kalium di dalam tubuh yang akan berbahaya bagi orang dengan gangguan jantung.

  • Mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh

Teh detoks memiliki efek diuretik yang membuat seseorang lebih sering ke kamar mandi untuk buang air kecil.

Akibatnya, tubuh semakin cepat untuk mengalami kekurangan cairan dan menjadi dehidrasi sehingga mengganggu keseimbangan elektrolit di dalam tubuh.

Padahal, peran elektrolit di dalam tubuh sangatlah penting.

Ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh bisa memicu perubahan ritme denyut jantung dan kram otot yang merupakan masalah kesehatan serius.

Baca juga: 5 Teh Herbal yang Ampuh Mengobati Gejala Eksim dan Jamur Kulit

Baca juga: 5 Teh Herbal untuk Mengatasi Rasa Cemas dan Depresi

  • Meningkatkan konsumsi kafein

Teh detoks memiliki kandungan kafein yang sangat tinggi sehingga menyebabkan beberapa efek samping, seperti dehidrasi, diare, sakit kepala, kecemasan, hingga meningkatkan denyut jantung.

Konsumsi kafein normal per hari yang disarankan adalah sekitar 400 mg kafein, namun teh detoks memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi daripada yang disarankan tersebut.

  • Menimbulkan gangguan tidur

Konsumsi kafein yang terlalu banyak bisa menimbulkan beberapa gangguan tidur, seperti sulit tidur dan merasa tidak nyenyak ketika tidur.

  • Mengurangi efektivitas obat tertentu

Konsumsi teh detoks bisa menurunkan efektivitas obat yang sedang dikonsumsi karena akan mengeluarkannya lewat urine atau feses sebelum bisa diserap oleh tubuh.

Sedangkan kandungan grapefruit pada beberapa produk teh detoks juga akan melipatgandakan efek obat yang sedang dikonsumsi sehingga akan memicu efek samping tertentu untuk kesehatan.

Efek samping teh detoks untuk kesehatan tersebut akan timbul karena kandungan bahan yang dimilikinya.

Meskipun bisa menurunkan berat badan, efek ini hanya dirasakan sementara karena teh detoks hanya mengeluarkan cairan di dalam tubuh, bukan membakar lemak.

Hindari konsumsi teh detoks sebelum berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari efek samping yang akan muncul.

(*)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved