KESEHATAN
4 Tanda Kolesterol Tinggi di Mata yang Patut Diwaspadai
Kelebihan kolesterol dapat menumpuk di dalam dan sekitar mata. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari plak kuning di kelopak mata
TRIBUNBATAM.id - Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan masalah pada mata, termasuk endapan kuning di sekitar kelopak mata.
Dikutip dari Healthmatch, kolesterol adalah asam lemak esensial yang dibutuhkan tubuh untuk dapat berfungsi.
Kolesterol digunakan untuk membangun dinding sel, membuat hormon seperti testosteron dan estrogen, dan mensintesis vitamin D.
Meskipun punyak peran penting, kolesterol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan masalah dalam tubuh, salah satunya pada mata.
Kelebihan kolesterol dapat menumpuk di dalam dan sekitar mata.
Hal ini dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari plak kuning di kelopak mata hingga cincin di sekitar kornea.
Kolesterol dalam darah terbagi menjadi dua, low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol 'jahat' dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol 'baik'.
Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri sehingga menghalangi aliran darah ke jantung, otak, mata, atau organ lainnya.
Baca juga: Nyesal Baru Tahu, 4 Buah Penurun Kolesterol Aman Dikonsumsi Setiap Hari
Baca juga: 5 Jus untuk Atasi Asam Urat dan Kolesterol Tinggi yang Mudah Didapat
Sementara itu, HDL atau kolesterol 'baik' dibutuhkan karena kadarnya yang tinggi dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Berikut adalah beberapa gejala kolesterol tinggi yang berhubungan dengan mata.
Jika mengalami gejala-gejala ini, sebaiknya periksakan diri ke dokter sesegera mungkin.
1. Xanthelasma
Xanthelasma palpebrarum (XP) adalah suatu kondisi yang biasanya dikaitkan dengan kelebihan kolesterol LDL dalam aliran darah.
Dari mereka yang menderita XP, hampir 50 persen memiliki masalah kolesterol.
Gejala utama XP adalah endapan plak kuning di bagian luar kelopak mata atas.
Meski tidak normal, endapan yang menggumpal jarang menimbulkan masalah pada fungsi kelopak mata.
Xanthelasma tidak hilang dengan sendirinya dan akan tetap berukuran sama.
Namun, jika dibiarkan, mereka dapat tumbuh.
Baca juga: Kenali 5 Gejala Kolesterol yang Muncul di Kulit, Ini Cirinya
Baca juga: Ini Tanda-tanda Awal Kolesterol Tinggi di Kaki, Jangan Disepelekan
Ada berbagai kemungkinan perawatan untuk XP, terkadang melibatkan operasi kosmetik untuk menghilangkan endapan kuning.
2. Arcus Senilis
Arcus Senilis (AS) adalah gejala lain yang berkaitan dengan tingginya kolesterol.
Penyebab kondisi ini mungkin terkait dengan kelebihan lipid yang bocor ke area sekitar kornea.
AS ditandai dengan cincin putih, biru, atau abu-abu di sekitar kornea.
Meskipun begitu, AS adalah kondisi jinak yang sering ditemukan pada lansia.
Cincin yang timbul ini tidak mempengaruhi pengelihatan, tetapi dapat berfungsi sebagai tanda peringatan bahwa kolesterol lebih tinggi dari seharusnya.
Jika kondisi ini muncul kepada mereka yang berumur di bawah 50 tahun, segeralah pergi ke dokter untuk dilakukan evaluasi profil lipid, termasuk kadar trigliserida.
3. Oklusi Vena Retina
Oklusi Vena Retina (RVO) adalah kondisi gumpalan darah yang menghalangi pembuluh darah utama di mata sehingga menghalangi aliran normal darah ke retina.
Kurangnya aliran darah ini dapat merusak mata, terutama sel-sel saraf yang menerima cahaya dan mengirimkan informasi ke otak.
Baca juga: 6 Ikan yang Pantang Dikonsumsi Penderita Kolesterol, Ada Bawal hingga Lele
Baca juga: Nyeri Tubuh, Salah Satu Gejala Kolesterol yang Kerap Diremehkan, Simak Penjelasannya
Kehilangan pengelihatan sebagian atau seluruhnya tanpa rasa sakit sering terjadi pada kasus RVO.
Jika tak segera diobati, kemungkinan mata akan mengalami kerusakan permanen.
4. Plak Hollenhorst
Plak Hollenhorst adalah plak kuning yang dapat menumpuk di arteri, biasanya pada titik di mana ia terbagi menjadi dua.
Plak ini dapat menyumbat arteri sehingga menimbulkan stroke dengan mencegah aliran darah ke jaringan dalam tubuh.
Plak Hollenhorst adalah penyebab umum oklusi arteri retina (RVO).
Plak yang ada telah menghalangi aliran darah ke arteri yang memasok nutrisi dan oksigen ke mata.
Kolesterol tinggi meningkatkan risiko berkembangnya plak.
Maka dari itu, penting untuk menjaga kadar kolesterol yang sehat.
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-mata-kedutan.jpg)