Jumat, 24 April 2026

LINGGA TERKINI

Gubernur Kepri Buka STQH ke X di Daik Lingga, Ansar Ingatkan Pentingnya Al Quran

Pembukaan STQH di Daik Lingga ditandai pemukulan beduk oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Bupati Lingga, Muhammad Nizar, Minggu (5/3)

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Febriyuanda
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Bupati Lingga, Muhammad Nizar saat membuka kegiatan STQH ke X tingkat Kabupaten Lingga di Daik, Minggu (5/3/2023) malam 

"Setiap kita menggelar acara seperti ini tentunya tidak hanya kita jadikan acara seremonial, rutinitas dan acara tahunan saja, akan tetapi kita mesti meresapi bersama bahwa kita semua punya tanggung jawab menginternalisasi nilai-nilai Alquran di tengah-tengah masyarakat," tutur orang nomor satu di Kepri ini.

Ansar puh merasa bangga, begitu semarak dan semangatnya masyarakat Indonesia mengikuti acara-acara seperti ini.

Hal itu juga memperkuat keyakinannya, bahwa pemerintah Kabupaten Lingga punya komitmen yang kuat, untuk mendorong pengembangan pendidikan Al-Qur'an di tengah-tengah masyarakat.

Adanya rumah-rumah Tahfidz Al-Qur'an, pusat-pusat pembinaan Alquran, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan banyak sekolah-sekolah yang mendorong masyarakat, untuk mempertebal memperkuat imannya melalui Al-Qur'an.

"Kita juga di pemerintah provinsi akan terus mendorong itu, maka pusat pendidikan Al-Qur'an milik Provinsi Kepulauan Riau yang berkedudukan di Kota Batam, akan kita jadikan trigger pembantu pemicu semangat bagi anak-anak untuk mampu menyampaikan bahasa-bahasa Al-Qur'an yang menarik di tengah-tengah masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan, bahwa sejumlah rangkaian telah dilaksanakan mulai dari malam ta’aruf, pawai ta’aruf, pembukaan bazar hingga pembukaan STQH.

“Alhamdulillah kita telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan mulai dari malam tadi hingga malam ini pelaksanaan berjalan lancar,” kata Nizar.

Baca juga: Sukseskan STQ di Daik, Dishub Lingga Optimalkan Sarana Transportasi bagi Kafilah

Nizar berharap, STQH tingkat Kabupaten Lingga ini bukan hanya dijadikan tradisi tahunan saja, melainkan dijadikan ukhuwah dalam menyiarkan agama Islam.

Selain itu, Nizar berharap, kegiatan ini sebagai wahana untuk bersilaturahmi antara sesama masyarakat di Kabupaten Lingga.

Nizar tutur bangga, dengan banyaknya bibit asli asal Kabupaten Lingga, yang telah meraih prestasi hingga tingkat nasional.

Seperti Maya Fatma Sari asal Kecamatan Singkep Barat, Andika Pangestu asal Kecamatan Lingga, dan juga Sisca Wulandari asal Kecamatan Singkep, yang telah mengharumkan nama Kabupaten Lingga, yang ikut berperan membanggakan Kepri.

Ketua LPTQ I Lingga, Junadi Adjam saat diwawancarai juga menjelaskan, bahwa pihaknya optimis Kabupaten Lingga meraih ranking ke tiga juara umum pada tingkat STQH Provinsi Kepri di Karimun.

"Maka itu seluruh cabang di MTQ kita lombakan di STQ, seperti tartil kemudian fahmil, syarkhil, khat. Di STQH ini ditambah lagi ada cabang hifdzil Al Qur'an, ada cabang hafal hadits, dan tafsir," jelas Junadi.

"Ada 305 orang peserta dari 13 Kecamatan se-Kabupaten Lingga," tuturnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved