KESEHATAN
Perbedaan Asam Lambung dan Sakit Maag yang Kerap Dianggap Sama
Kerap disamakan, ternyata asam lambung dan lambung memiliki gejala merupakan jenis penyakit yang berbeda begitu juga dengan gejalanya.
Kondisi ini dapat menyebabkan sistem pencernaan menjadi semakin sensitif dan memicu sakit maag.
2. Infeksi bakteri
Infeksi bakteri Helicobacter pylori adalah salah satu penyebab gangguan pencernaan, yang memicu munculnya gejala maag.
Bakteri ini biasanya menyerang lapisan lambung, sehingga menimbulkan rasa sakit.
Bakteri H. pylori umumnya ditularkan dari satu orang ke yang lainnya.
Namun, bisa juga ditularkan dari makanan maupun minuman yang tidak steril.
Bakteri ini bisa menjadi satu dari sekian banyak penyebab maag karena mengakibatkan penyakit gastritis alias radang lambung.
3. Penyakit autoimun
Meski terbilang jarang, penyakit autoimun juga bisa menjadi penyebab maag.
Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh malah menyerang sel-sel sehat dalam tubuh Anda sendiri, bukannya melawan zat asing penyebab penyakit.
4. Stres dan gangguan kecemasan
Stres dan gangguan kecemasan memang tidak secara langsung sebagai penyebab maag.
Akan tetapi, kondisi ini dapat mengganggu kesehatan, yang semakin memperburuk keluhan gangguan pencernaan.
Karena stres, kecemasan, serta kesehatan tubuh khususnya masalah pencernaan ini saling berkaitan, proses penyembuhannya pun demikian.
Biasanya, stres dan kecemasan bisa segera hilang ketika Anda sembuh dari gangguan pencernaan.
5. Efek samping obat-obatan tertentu
Obat-obatan memang diyakini efektif untuk menghilangkan rasa sakit pada tubuh.
Akan tetapi, tanpa sadar ternyata beberapa jenis obat-obatan bisa menjadi penyebab utama munculnya keluhan maag.
6. Langsung berbaring usai makan
Berbaring setelah perut kenyang memang terasa nyaman.
Namun kebiasaan buruk ini nyatanya dapat memicu makanan serta asam dari lambung naik kembali ke atas sehingga merasakan mual atau kembung.
7. Porsi makan terlalu banyak
Selalu makan dalam porsi yang terlalu banyak dan kekenyangan bisa berisiko meningkatkan asam lambung, sehingga kemudian menjadi penyebab maag.
Kondisi ini bisa menjadi penyebab maag semakin memburuk, terutama bila Anda langsung berbaring atau tidur setelah makan.
Tindakan tersebut memicu kenaikan asam lambung kembali ke kerongkongan.
8. Minum alkohol
Minum alkohol terlalu sering atau terlalu banyak selalu dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan.
Salah satunya sebagai penyebab maag.
Ini karena minuman beralkohol dapat mengikis lapisan lambung Anda sedikit demi sedikit. Akibatnya, sistem pencernaan menjadi lebih rentan dan memicu produksi asam lambung.
9. Merokok
Merokok bisa mengendurkan kekuatan otot sfringter pada bagian bawah kerongkongan.
Ketika otot pada bagian bawah kerongkongan melemah, asam lambung dapat mudah naik ke dada hingga mencapai kerongkongan.
Akibatnya, Anda akan mengeluhkan sensasi terbakar pada dada.
10. Makan pedas dan gorengan
Makanan pedas, gorengan, dan berlemak adalah makanan yang berpotensi menjadi penyebab maag. Semua makanan tersebut dapat merangsang peningkatan produksi asam pada lambung.
Cara Mengatasi Sakit Maag
Ada berbagai cara atau solusi, yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi sakit maag, dan bahkan menghindarinya.
Cara mengatasi sakit maag dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup dan konsumsi makanan-makanan bernutrisi.
Jadi, cobalah beberapa dari cara di bawah ini, untuk mengetahui, cara terbaik untuk mengatasi sakit maag Anda.
- Hindari makanan pedas, asam, alkohol, gluten, hingga produk susu lantaran bisa memicu peradangan dan membuat maag kambuh
- Konsumsi probiotik seperti tempe, yogurt, kimchi, hingga kefir. Probiotik mampu meningkatkan sistem pencernaan, melancarkan buang air besar, serta menghentikan penyebaran bakteri H. pylori.
- Konsumsi teh hijau atau teh hitam setidaknya sekali dalam satu minggu, untuk mengurangi jumlah H. pylori di saluran pencernaan.
- Perbanyak makan bawang putih. Ekstrak bawang putih dipercaya mampu meredakan gejala sakit maag.
- Kurangi porsi makan untuk meringankan kerja sistem pencernaan dan meredakan gejala sakit maag.
- Berhenti merokok karena bisa merusak lapisan lambung dan meningkatkan risiko kanker lambung.
- Kurangi mengonsumsi obat penahan rasa sakit yang memperparah sakit maag.
- Lakukan yoga, latihan pernapasan, meditasi, atau pijat untuk meredakan stres.
- Jangan biasakan langsung rebahan setelah makan. Berilah jeda 2 atau 3 jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur.
- Konsumsi jahe
- Perbanyak makan buah-buahan berwarna yang kaya flavanoid seperti apel, lemon, ceri, dan blueberry.
(*/TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/18-3-2021-ilustrasi-gejala-asam-lambung.jpg)