Sabtu, 18 April 2026

BERITA KRIMINAL

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Libatkan WN Taiwan, Korban Dosen Perguruan Tinggi

Seorang dosen sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta jadi korban penipuan melalui transaksi elektronik. Pelakunya melibatkan WN Taiwan

Editor: Dewi Haryati
KOMPAS.COM
Ilustrasi kasus penipuan melalui transaksi elektronik. Polisi bongkar kasus penipuan melalui transaksi elektronik libatkan Warga Negara Taiwan. 

"F menyampaikan ke korban yang intinya korban terlibat TPPU maka dua dari tiga rekening korban harus diaudit dengan cara saldo didalam rekening harus dipindahkan ke rekening pengawasan," ungkap Idham Mahdi.

Rekening pengawasan yang dimaksud F ini adalah rekening milik komplotan penipu tersebut.

Korban tidak mengetahui hal itu dan ia pun terkena bujuk rayu F dan memindahkan uang di dua rekeningnya dengan total Rp710.000.000.

"Para pelaku disangkakan pasal 45A undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Ancaman penjara paling lama enam tahun," tegas Idham Mahdi.

Keterangan Ditreskrimsus Polda DIY

Kasubbid Siber Ditreskrimsus Polda DIY AKBP Asep Suherman menjelaskan, tugas kedua WNA itu mengawasi dan mengamati kegiatan rekan satu timnya berinisial DT.

Sindikat penipuan dengan modus semacam ini yang baru saja dibongkar jajaran Polda DIY digerakan dari luar negeri.

Pelaku DT menjadi otak kejahatan dengan jangkauan operasional di Yogyakarta dan telah memakan korban.

"Dua WNA ini dikirim dari Taiwan ke Surabaya menggunakan visa wiaata," katanya, saat jumpa pers, Rabu (29/3/2023).

Asep menuturkan pelaku ZQB inilah yang memerintahkan anggotanya untuk mentransfer saldo para korbannya ke sebuah rekening yang disiapkan

Sementara YSK memantau pergerakan pelaku DT dan kawan-kawannya saat melancarkan aksinya.

Baca juga: Waspada Penipuan, Foto Gubernur Kepri Ansar Ahmad Dipakai Oknum Cari Mangsa

"Mereka kenalnya karena langsung diutus datang ke Indonesia. Ada pengendali di Taiwan, kayak sindikat lagi," ujarnya.

Sindikat penipuan ini memiliki sejumlah rekening yang khusus untuk menampung uang para korbannya.

"Uang korbannya ini langsung ditransfer dipecah ke beberapa rekening. Ya, ini akan kami dalami lagi uangnya kemana, yang jelas uang itu lari ke empat rekening, nah ini kami lihat perkembangan ke depan lagi. Karena akan berkembang pelaku yang lain kayaknya," terang dia.

(Tribunjogja.com/Miftahul Huda)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Kasus Dosen Perguruan Tinggi di Jogja Kena Tipu, Pelaku Asal Surabaya, Palembang, Taiwan

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved