JUDI DI BATAM

Emak Emak Batam Dukung Loket Narkoba dan Judi di Kampung Aceh Simpang Dam Dibongkar

Sejumlah emak-emak di Batam mendukung tim gabungan membongkar loket narkoba dan tempat judi di Kampung Aceh Simpang Dam, Jumat (31/3/2023).

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
KAMPUNG ACEH SIMPANG DAM BATAM - Kapolresta Barelang bersama sejumlah warga saat proses pembongkaran loket narkoba dan tempat judi di Kampung Aceh Simpang Dam, Kota Batam, Kepri, Jumat (31/3/2023). Tampak emak-emak sambil membawa anaknya berada di samping Kapolres yang memimpin pembongkaran. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Teriakan emak-emak terdengar saat tim gabungan membongkar loket narkoba dan tempat judi di Kampung Aceh, Simpang Dam, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Sorak sorai yang mayoritas berasal dari suara emak-emak pun terdengar nyaring di telinga saat alat berat merobohkan lokasi itu.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto yang memimpin langsung kegiatan itu, sempat menanyakan kepada sejumlah orang yang ada di Kampung Aceh Simpang Dam Batam itu sebelum proses pembongkaran.

"Bongkar ngak, bongkar ngak, bongkar ngak," tanya Nugroho kepada warga setempat.

Pertanyaan itu, mendapatkan antusias sejumlah orang di lokasi.

"Bongkar pak, bongkar pak, jangan pilih kasih," ujar sejumlah emak-emak secara bersamaan dari balik kerumunan warga, Jumat (31/3/2023).

Baca juga: Kampung Aceh Sudah Ada di Batam Sejak Puluhan Tahun Lalu, Ini Pesan Anggota DPRD

Mereka mendukung penuh tindakan yang dilakukan oleh tim gabungan dari TNI - Polri teresebut.

Pantauan TribunBatam.id, emak-emak yang datang ke lokasi membawa serta anak-anak mereka.

Selama pembongkaran, mereka aktif merekam video hingga siaran langsung di akun media sosial masing-masing.

Tepuk tangan dan yel-yel juga dilakoni mereka saat loket berhasil dirubuhkan oleh alat berat.

"Kami ingin kampung ini bersih dari narkoba dan perjudian. Kami sudah bertahun-tahun dihantui praktik narkoba dan perjudian di wilayah RT 03, Simpang Dam, Seibeduk Batam ini," sebut tokoh masyarakat setempat, Mandinur.

Ia sangat senang, dengan langkah yang diambil Forkopimda Batam tersebut.

"Semoga kampung ini ke depan lebih baik dan bersih. Masyarakat hidup rukun dan damai seperti sejumlah pemukiman lain," harapannya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng.

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved