WAWANCARA EKSKLUSIF
Tantangan Pedagang Hewan Kurban di Batam, Soal Pengiriman hingga Regulasi
Dua founder KandangBekah.id membagikan pengalamannya selama menjadi pedagang hewan ternak terutama hewan kurban untuk perayaan Idul Adha di Batam.
ZK: Kalau dari kami, yakni KandangBerkah.id, kendalanya tidak seperti itu. Kami Alhamdulillah kalau kendala seperti itu sejauh ini kita gak dapat, kami sudah punya relasi, punya jaringan yang selalu menyediakan stok kambing atau sapi yang saat kamu butuh mereka siap kirimkan.
Jadi kalau untuk stok, sejauh ini kendala mendatangkan hewan kurban jarang terjadi, kecuali di regulasinya di prosesnya
TB : Apa tantangan berbisnis hewan kurban seperti sapi maupun kambing?
KSA : Tantangannya karena kita berdagang hewan yang bernyawa udah pasti mengalami penyusutan, seperti pengurangan bobot badan, faktor kematian juga, belum lagi adaptasi hewan kurban dari lokasi awal ke lokasi baru bisa membuat hewan mengalami penyusutan akibat faktor cuaca, bahkan kematian.
Beruntung sejauh ini, kasus kematian pada hewan seperti sapi dan kambing yang kami datangkan sudah tidak lagi terjadi, kecuali di awal-awal membuka usaha sering terjadi.
Seiring pengalaman, kita terus mencoba belajar kepada yang ahli, praktisi mengikuti beberapa pelatihan peternakan, alhamdulillah kendala-kendala seperti itu sejauh ini bisa kita atasi
TB : Pernah mengalami kerugian berat saat merintis KandangBerkah?
ZK : Alhamdulillah pernah ya, kenapa kami sebut alhamdulillah karena justru itu menjadi pengalaman paling berharga untuk menata usaha ini menjadi lebih baik di kemudian hari.
Tapi, apapun itu nikmatilah, kalau kita namanya usaha ini, sakitnya itu, berdarah-darahnya dalam berjuang itu cukup nikmat.
Ya awalnya ya memang sakit saat merintis usaha ini, cuma kemudian makin lama, seiring waktu, perjuangan itu kini dirasakan sebagai kenikmatan. Bayangkan, dulu sampai 200 ekor kambing innalillahi. (TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/17052023KandangBerkahid.jpg)