Jumat, 10 April 2026

UPDATE Prakiraan Cuaca Pulau Bintan 18-19 Mei, Berpotensi Hujan Ringan dan Lebat

BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang menjelaskan kondisi cuaca berpeluang diguyur hujan ringan hingga sedang pada tanggal 18 dan 19 Mei 2023

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak |
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Foto ilustrasi - BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang menjelaskan kondisi cuaca berpeluang diguyur hujan ringan hingga sedang pada tanggal 18 dan 19 Mei 2023 

TRIBUNBATAM.id. TANJUNGPINANG - Berikut prakiraan cuaca untuk hari ini, Kamis (18/5/2023) dan Jumat (19/5/2023) di seluruh wilayah Pulau Bintan.

Menurut Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang kondisi cuaca berpeluang diguyur hujan ringan hingga sedang.

Hujan skala lokal yang berpotensi lebat ini, diprediksi akan turun pada pagi dan siang yang disertai petir.

Wilayah Pulau Bintan termasuk Tanjungpinang, Kijang, Lagoi, Tanjung Uban dan sekitarnya.

Menurut prakiraan dari BMKG, arah kecepatan angin bertiup dari selatan berkisar 05 – 20 km/jam dengan suhu 24 – 31°C dan kelembapan udara 65 – 95 persen.

Untuk ketinggian gelombang signifikan di perairan Tanjungpinang 0.1 – 0.5 meter, Perairan Batam 0.1 – 0.5 meter, Perairan Karimun 0.5 – 1.25 meter, Perairan Bintan 0.1 – 0.5 meter, Perairan Lingga 0.1 - 0.5 meter, Perairan Anambas 0.1 - 0.5 meter dan Perairan Natuna 0.1 - 0.5 meter.

Prakirawan BMKG, Miranda Putri Permatasari menyampaikan, El Nino-Southern Oscillation (ENSO) terupdate dikategorikan netral, dimana Indeks Nino 3.4 berkisar +0.33.

Baca juga: FENOMENA New Moon Diperkirakan Bakal Muncul, BMKG Minta Warga Kepri Waspadai Banjr Rob

Baca juga: Warning BMKG, Waspada Potensi Karhutla di Natuna Akibat Cuaca Panas

Bersama dengan itu, Indian Ocean Dipole (IOD) terupdate juga dikategorikan netral, dimana Indeks Dipole Mode berkisar -0.26.

Sedangkan Madden-Julian Oscillation (MJO) per tanggal 15 Mei 2023 aktif di Fase 6.

Prediksi anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) secara spasial pada Dasarian II Mei 2023 menunjukkan MJO diprediksi akan menuju pada fase Netral.

"Analisis cuaca skala global (ENSO, IOD, dan MJO) ini tidak memberikan dampak signifikan untuk peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Pulau Bintan," tulis BMKG dalam rilis yang diterima Tribun Batam, Kamis (18/5/2023).

Namun, Kondisi SST yang hangat mendorong adanya peningkatan pasokan uap air di atmosfer yang mendukung pembentukan awan konvektif.

Aliran udara di sekitar wilayah Pulau Bintan didominasi oleh adanya belokan angin (shearline) dan pertemuan angin (konvergensi) yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Analisis cuaca skala lokal yakni kondisi RH yang cukup basah dapat mendukung pertumbuhan awan
konvektif.

Kondisi labilitas atmosfer (SI, LI dan KI) cenderung labil kuat menunjukkan potensi terjadinya pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb).

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved