KESEHATAN
3 Dampak Negatif Melewatkan Makan Siang Menurut Medis
Sama seperti sarapan, makan siang sagat penting dilakukan karena bagian dari pola makan dan seseorang akan mengalami hal-hal ini bila melewatkannya
TRIBUNBATAM.id - Beberapa alasan membuat orang-orang melewatkan makan siangnya.
Ada yang sibukbekerja dan takut tidak menyelesaikan tugas-tugasnya, atau berusaha mengurakan konsumsi makanan karena diet.
Apa pun alasannya, akan ada hal yang harus dibayar bila makan siang dilewatkan apalagi bila terjadi berulang.
Sama seperti sarapan, makan siang memberi kita tenaga di sebagian besar hari kerja karena menjadi komponen utama dari pola makan.
Di bawah ini beberapa kondisi yang bisa dialami bila melewatkan makan siang, sebagaimana dijelaskan ahli medis Brooke Scheller.
1. Produktivitas Menurun
Scheller mengatakan bahwa makan siang sangat penting agar kita bisa memiliki sore hari yang produktif dan malam hari yang santai.
Jika kita tidak mengisi energi saat jam makan siang, kita bisa merasa lemas di sore hari.
Pada akhirnya, kita lebih sulit untuk fokus pada pekerjaan.
"Apa yang Anda makan untuk sarapan, makan siang, dan kudapan sepanjang hari memainkan peran besar dalam kemampuan Anda untuk fokus dan berkonsentrasi di siang hari," tambah Scheller.
Baca juga: 4 Ide Menu Sarapan Sehat yang Bisa Dicoba Setiap Pagi
Baca juga: 5 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Sarapan dan Dilakukan Saat Subuh
2. Makan Berlebih Malam Hari
Jika kita makan berlebihan di siang hari, kita bisa merasa sangat lapar di malam harinya.
Nah, tentunya ini akan membuat kita makan berlebihan saat jam makan malam tiba.
"Jika kita tidak makan cukup sepanjang hari, kita cenderung menggantinya di kemudian hari dengan makan camilan malam secara berlebihan, dan ada alasan biokimia mengapa hal ini terjadi," kata Scheller.
"Fokuslah pada makanan Anda sepanjang hari dan Anda akan cenderung tidak terlalu banyak makan di malam hari," tambahnya.
3. Gula Darah Tidak Terkontrol
Saat kita melewatkan makan siang, kita cenderung memilih mkanan tak sehat untuk mengisi perut yang lapar.
"Saat kita mengonsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat tinggi, kita cenderung mengalami fluktuasi gula darah yang dapat menyebabkan kelelahan, dan kurang fokus," ucap Scheller.
Baca juga: 4 Dampak Negatif Tubuh jika Tidak Sarapan, Awas Hormon Stres Meningkat
Baca juga: 6 Menu Makan Siang yang Bisa Bikin Ngantuk
Tidak makan siang juga membuat gula darah turun.
Glukosa darah yang rendah juga mengurangi kontrol diri kita, yang pada akhrinya membuat kita sulit mengendalikan nafsu makan.
Untuk menghindari hal ini, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein atau lemak sehat saat makan siang.
Anda bisa mengonsumsi beberapa kacang, keju, alpukat, dan sejenisnya.
Cara ini akan membuat kita kenyang lebih lama.
Meskipun Anda ingin memastikan makan siang bergizi agar tetap fokus dan kadar gula darah stabil, tidak ada salahnya mengemil saat lapar melanda.
"Aturan umum saya adalah bahwa Anda harus makan setiap 3-4 jam untuk menjaga kadar gula darah," ucap Scheller.
Jadi, Anda juga bisa mengonsumsi camilan di sore hari untuk membantu mencegah penurunan energi dan produktivitas di sore hari.
"Camilan harus tinggi protein dan mengandung lemak sehat untuk menstabilkan energi," ucap Scheller.
Baca juga: Menu Makan Siang Ini Sebaiknya Dihindari, Tak Sehat hingga Kenyang Sementara
Baca juga: 5 Kebiasaan Makan Sehat yang Membuat Panjang Umur Menurut Penelitian
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/makan-siang-ilustrasi-konsentrasi-dalam-bekerja.jpg)