Senin, 4 Mei 2026

Upaya Bareskrim Polri Buru Dito Mahendra, Minta Tolong Densus 88

Penyidik Polri meminta Dito Mahendra, tersangka kepemilikan senpi ilegal yang kini buron agar gentleman menyerahkan diri ke polisi.

Tayang:
TribunBatam.id via Tribunnews.com/Reza Deni
Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto meminta bantuan Densus 88 Antiteror untuk mencari Dito Mahendra, tersangka kepemilikan senpi ilegal. 

"Penyidik telah melakukan penyelidikan dan saat ini penyidik melaksanakan gelar perkara, dan sepakat menaikan perkara ini ke penyidikan," ucapnya.

Sementara soal siapa pihak yang bakal didalami atas dugaan upaya menyembunyikan Dito, Djuhandhani belum bisa membeberkan hal itu, karena masih kumpulkan barang bukti.

Baca juga: Permintaan KPK, Imigrasi Cegah Dito Mahendra Pergi Keluar Negeri

"Kita lihat hasil penyidikan. Ya setelah lengkap alat bukti," ujarnya.

Djuhandhani mengatakan saat ini Bareskrim Polri telah mengusut dua kasus berkaitan dengan Dito Mahendra.

Pertama, terkait kepemilikan senpi ilegal yang telah menetapkan tersangka Dito dan kedua, soal dugaan penyembunyian Dito.

"Ada yang kepemilikan (tersangka Dito). Ada yang menyembunyikan (baru dinaikan ke penyidikan," ucapnya.

Penyidik Bareskrim Polri juga mengultimatum agar tersangka kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal, Dito Mahendra menyerahkan diri.

Jika tidak, keluarga Dito bisa turut menjadi korban dan menjadi tersangka.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro meminta Dito mempertanggungjawabkan apa yang diperbuatnya terkait kasus kepemilikan senpi ilegal.

Dia juga meminta Dito mengasihani keluarganya.

Baca juga: Komjen Agus Perintahkan Dito Mahendra Ditangkap Kasus 9 Senpi Ilegal

"Saya mengharapkan, menyarankan kepada saudara Dito lebih cepat lebih bagus menyerahkan ke Bareskrim agar bisa mempertanggungjawabkan dan tidak mengembang ke mana-mana. Kasihan nanti ada korban-korban keluarga dan lainnya bisa jadi tersangka dan lain sebagainya," kata Djuhandani di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (27/6/2023).

Ia memastikan Dito bakal sia-sia jika terus menerus bersembunyi dari pihak kepolisian.

Polisi juga memastikan tak akan menyerah terus mencari tersangka.

"Kami tidak pandang bulu, kita tidak tidak tidak pernah menyerah, walaupun sampai saat ini belum kita temukan dengan upaya-upaya penyelidikan yang sudah kita laksanakan, kita tetap mencari," jelasnya.

Karena itu, ia meminta Dito untuk menghadapi proses hukum secara gentleman.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved