PEMILU 2024

Malaysia Tetangga Batam, PPLN Ungkap Potensi WNI Coblos Dua Kali saat Pemilu 2024

Penyelenggara Pemilu 2024 di Malaysia atau PPLN mengungkap potensi WNI mencoblos lebih dari satu kali saat Pemilu 2024.

TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
PEMILU 2024 - Panitia Pemilih Luar Negeri (PPLN) Johor Bahru Malaysia mengunjungi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (2/9/2023).Mereka berkoordinasi terkait adanya peluang WNI mencoblos dua kali saat hari Pemilu 2024. 

Dari jumlah DPTLN tersebut, terdapat 70.979 laki-laki dan 48.512 perempuan.

PPLN Johor Bahru juga telah mengunggah data itu ke dalam Sistem Data Pemilih (Sidalih) KPU RI.

"Di sana banyak WNI asal Batam. Tapi yang paling penting adalah, pintu masuk ke Johor Baru paling banyak salah satunya adalah Batam," ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Anambas Temukan 8 PTT Jadi Caleg Peserta Pemilu 2024

Pihaknya berkoordinasi dengan KPU Batam sebagai wilayah terdekat untuk mengantisipasi agar tidak terjadi WNI mencoblos dua kali saat Pemilu 2024.

Ia berharap, koordinasi itu akan membantu mengatasi potensi pencoblosan dua kali tersebut dan menjamin kualitas pemilu.

"Potensinya lebih besar dibandingkan daerah lain. Bersama KPU Batam,.kita ingin pastikan kualitas pemilu kita jauh lebih meningkat. Jadi kami koordinasi ke sini sehingga tidak terjadi hal demikian. Info itu akan kita kirimkan ke Batam," katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Batam, Mawardi menyambut baik kedatangan PPLN Johor Bahru tersebut.

Menurutnya, antisipasi potensi itu memang penting untuk menjaga kualitas pemilu di Indonesia.

"Batam merupakan salah stau pintu perpindahan arus penduduk. Terutama mereka yang melakukan passing itu juga ada potensi mereka mencoblos di dua tempat. Apalagi dari hasil. Hasil diskusi kami, mereka mendata mayoritas dengan paspor. Kalau kita kan KTP," kata Mawardi.

Baca juga: Kantor KPU Batam Bocor, Terjadi saat Pengumuman DCS Pemilu 2024

Oleh sebab itu, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut untuk memastikan langkah-langkah berikutnya. Dengan demikian, dapat menekan potensi adanya pemilih yang mencoblos dua kali.

"Kami akan terus berkoordinasi karena ini sifatnya dinamika. Kita harus mengikuti perkembangan yang terjadi," kata Mawardi.(TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved