LOVE SCAMMING DI BATAM
Celana Warga Negara China di Batam Terlibat Kasus Love Scamming Sita Perhatian
Warga negara China terlibat kasus love scamming di Batam menjadi sorotan saat tiba di Bandara Hang Nadim, khususnya pakaian yang mereka kenakan.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ada yang menarik dari 42 dari 153 warga negara China yang terlibat kasus love scamming di Batam hasil ungkap Polresta Barelang, Polda Kepri.
Puluhan warga negara China jaringan Internasional kasus love scamming di Batam itu kompak mengenakan baju dan celana senada.
Warga negara China terlibat kasus love scamming di Batam itu terlihat senada mengenakan baju merah dengan celana pendek coklat motif segitiga.
Ratusan warga negara China itu rencananya akan dideportasi ke negara asalnya via Bandara Hang Nadim Batam.
Dari 42 tahanan WNA asal China yang ada di Polresta Barelang, delapan di antaranya perempuan.
Selain kompak gunakan seragam, tanahan Polresta itu juga menggunakan borgol dari kabel T warna putih.
Baca juga: 132 WNA China Pelaku Love Scamming di Batam Dideportasi Pakai Pesawat Charter
Pemulangan atau deportasi dilaksanakan sekira pukul 14.30WIB.
Namun sekira pukul 11.30 WIB, tanahan dari Polresta Barelang yakni 42 WNA asal china yang diamankan di dua pulau di Kecamatan Belakangpadang sudah tiba di lokasi.
Selanjutnya sekira pukul 12.20 WIB, tahanan dari polda yakni sebanyak 91 orang baru tiba yang diangkut beberapa bus Samapta Polda Kepri.
Kemudian pukul 13.00 WIB kembali datang 20 WNA yang diamankan oleh Polres Sintang Kalimantan Barat.
WARGA Negara China Dideportasi
Sebanyak 153 Warga Negara Asing (WNA) asal China terlibat kasus love scamming dideportasi lewat Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (20/9/2023) ini.
Tersangka kasus love scamming yang dipulangkan ke negara asal di China ini berasal dari dua daerah di Indonesia. Dari Batam ada penambahan satu orang dari jumlah awal 132 orang.
Lalu ada penambahan 20 pelaku dari Polda Kalimantan Barat yang ikut dideportasi.
Baca juga: Kasus Love Scamming di Batam, Polisi Buru Perantara Warga Negara China
Total 153 WNA China ini diketahui saat handing over atau serah terima warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk dikembalikan ke China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Warga-China-kasus-love-scamming-di-Batam-kena-deportasi.jpg)