Selasa, 12 Mei 2026

PENGUNGSI ROHINGYA

Pulau Galang Batam Viral Gegara Pengungsi Rohingya, Warga Ungkap Ada Kisah Cinta

Sebelum heboh Pulau Galang Batam gegara pengungsi Rohingya, warga disana mengungkap kisah asmara antara petugas dengan pengungsi Vietnam.

Tayang:
TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
PULAU GALANG BATAM - Warga Pulau Galang Batam mengungkap kisah asmara antara pengungsi Vietnam dengan petugas jauh sebelum heboh soal pengungsi Rohingya. Potret Kampung Tua Tanjung Banon di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam yang akan dijadikan tempat relokasi warga terdampak proyek Rempang Eco-City. 

Bahkan, ada usaha khusus dari pemerintah untuk memfasilitasi pembelajaran bahasa Indonesia bagi para pengungsi.

"Ada sekolah bahasa Indonesia khusus bagi mereka. Mereka belajar bahasa Indonesia agar bisa beradaptasi dengan lingkungan di sini," ungkapnya.

Ariyanto juga menyebutkan bebedapa orang Indonesia sampai menikah dengan gadis Vietnam yang menikah, sehingga anak-anak mereka memiliki keturunan campuran. Hingga saat ini, banyak warga Vietnam yang datang ke Pulau Galang untuk berziarah ke makam leluhur mereka.

"Di sini banyak yang menikah dengan orang Vietnam, makanya anak-anaknya seperti keturunan China. Mereka masih menjaga hubungan baik dengan keluarga di sini," katanya.

Ditanya soal wacana rencana pengungsian Rohingya di Pulau Galang, Ariyanto mengatakan, dirinya tak punya wewenang untuk mengatakan tidak. Soal itu baginya sudah jadi urusan pemerintah. Ia mengatakan ia hanya akan mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah terkait hal tersebut.

"Mungkin itu pemerintah ya, saya tak bisa cakap soal itu," katanya.

Rencana pengungsian Rohingya di Pulau Galang menuai pro dan kontra dari berbagai pihak.

Beberapa masyarakat dan aktivis hak asasi manusia mendukung rencana tersebut sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Namun, ada juga yang menolak rencana tersebut karena khawatir akan dampak sosial, ekonomi dan lingkungan yang ditimbulkan.

Pemerintah sendiri belum mengambil keputusan final terkait rencana menampung pengungsi Rohingnya ke Pulau Galang seperti diungkap Wapres RI Maruf Amin beberapa waktu lalu.

Pengungsi Rohingya adalah etnis Muslim yang berasal dari negara bagian Rakhine di Myanmar.

Mereka tidak diakui sebagai warga negara oleh pemerintah Myanmar dan dianggap sebagai pendatang ilegal dari Bangladesh.

Mereka disebut-sebut tidak memiliki akses ke pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan hak-hak dasar lainnya.

INSTRUKSI Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya mengumumkan pemberian bantuan kepada pengungsi Rohingya yang mendarat di Provinsi Aceh.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved