BINTAN TERKINI

Pengurus BKMT Kabupaten Bintan Kepri Gelar Dialog Interaktif, Ini Tujuan Meraka

Kegiatan ini dikemas dalam dialog Interaktif yang diikuti oleh 310 peserta dari para pengurus BKMT se-kabupaten Bintan.

|
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Eko Setiawan
ISTIMEWA
KAPASITAS - Ketua Badan Kontrak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dewi Kumalasari saat acara Peningkatan Kapasitas Pengurus BKMT Kabupaten Bintan di Aula Kantor Bupati Bintan, Sabtu (23/12/2023). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Ketua Badan Kontrak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dewi Kumalasari membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus BKMT Kabupaten Bintan di Aula Kantor Bupati Bintan, Sabtu (23/12/2023).

Kegiatan ini dikemas dalam dialog Interaktif yang diikuti oleh 310 peserta dari para pengurus BKMT se-kabupaten Bintan.

Kegiatan ini mengusung tema "Menjadi Ibu Seperti Yang Allah Mau". Tema ini dipilih untuk memberikan inspirasi dan panduan bagi para ibu dalam menjalankan peran mereka dengan sesuai dengan ajaran agama.

Dalam kegiatan ini juga Dewi Ansar menjadi Narasumber bersama Konselor dan Editor Puspaga Kepri Sudirman Latief, Dai'yah dan Konselor Keluarga Irawati Sadar dan Psikolog Klinis Stefvani Charina dimoderatori oleh Siti Maheran.

Baca juga: Bupati Bintan Minta BKMT Jadi Madrasah Bagi Keluarga di Rumah

Dewi menyampaikan, harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi wadah yang produktif untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam memperkuat peran perempuan, khususnya dalam konteks keberagamaan.

"Melalui dialog interaktif ini, kita dapat saling menginspirasi dan memahami lebih dalam bagaimana menjadi ibu yang sesuai dengan kehendak Allah. Ini adalah langkah nyata dalam membentuk keluarga yang harmonis dan masyarakat yang berakhlak di Kepulauan Riau," ujarnya.

Ia juga menekankan betapa pentingnya peran ibu dalam membentuk generasi yang kuat dan bermoral.

"Dialog ini bukan hanya tentang peningkatan kapasitas sebagai pengurus, tetapi juga sebagai ibu yang mendidik anak-anak kita sesuai dengan nilai-nilai yang diinginkan oleh Allah. Menjadi ibu yang disetujui oleh Allah adalah tanggung jawab suci," tuturnya.

Baca juga: Wali Kota Tanjungpinang Minta BKMT Kompak, Junjung Toleransi antar Umat Beragama

Terakhir, Dewi mengharapkan melalui Dialog Interaktif ini juga, para ibu-ibu yang hadir dapat memperoleh wawasan yang mendalam, serta terinspirasi untuk menjadi ibu yang mampu membimbing keluarga dan masyarakat ke arah yang lebih baik sesuai dengan ajaran Allah.

"Semoga para peserta dapat memperoleh pemahaman yang mendalam dan bermanfaat. Sehingga dapat menciptakan perubahan yang nyata di tingkat keluarga dan masyarakat sekitarnya," tutupnya. (Tribunbatam.id/endrakaputra)

 

Baca Berita Tribun Batam lainya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved