PENGUNGSI ROHINGYA
BREAKING NEWS - Gubernur Kepri Ansar Ahmad Bantah Pulau Galang Batam Jadi Tempat Pengungsi Rohingya
Gubernur Kepri Ansar Ahmad membantah kabar Pulau Galang di Batam sebagai tempat penampungan pengungsi Rohingya. Kabar ini sebelumnya viral di medsos.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad membantah jika Pulau Galang di Batam menjadi lokasi penampungan bagi pengungsi Rohingya.
Ansar Ahmad meluruskan rumor yang beredar terkait pengungsi Rohingya yang terus dikaitkan dengan Pulau Galang.
Apalagi rumor beredar itu membawa-bawa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) bersama dengan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Indonesia.
Dalam narasi yang banyak beredar di medsos hingga viral disebutkan jika Pemprov Kepri dan UNHCR menyepakati Pulau Galang di Batam untuk menampung pengungsi Rohingya.
"Rumor itu tidak benar. Informasi itu disebarkan oleh akun-akun yang tidak bertanggung jawab," tegas Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Selasa (02/01/2023).
Gubernur Kepri itu juga membantah yang menyebut UNHCR Indonesia telah menerima tanah kosong dari Pemprov Kepri untuk dijadikan tempat pengungsi Rohingya.
"Itu hoaks. Kami tidak pernah memberikan tanah kosong kepada UNHCR Indonesia," tegasnya.
Ia juga mengatakan bahwa rumor-rumor tersebut berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Ia meminta warga Kepri untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.
Ansar Ahmad tak mengelak jika Pemerintah Indonesia saat ini memang melihat bahwa keberadaan pengungsi Rohingya adalah sebuah keadaan yang harus diselesaikan.
Namun Pemerintah menurutnya belum mengambil kebijakan apapun.
Baca juga: Rencana Galang Tempat Pengungsi Rohingya, Nuryanto Tunggu Instruksi Pemerintah
Termasuk menunjuk Pulau Galang di Batam sebagai titik tempat penampungan pengungsi Rohingya.
"Saya minta masyarakat untuk bijak dalam memproses informasi di internet. Jangan sampai terpengaruh oleh provokasi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa kita," tegas Ansar Ahmad lagi.
Ayah Bupati Bintan, Roby Kurniawan itu juga menyebut sampai saat ini tidak ada arahan dari pemerintah pusat mengenai penempatan pengungsi Rohingya di Pulau Galang.
Ia mengatakan bahwa pemerintah pusat masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan UNHCR Indonesia untuk mencari solusi terbaik bagi pengungsi Rohingya.
| TNI AL Perketat Pengawasan, Cegah Masuknya Pengungsi Rohingya ke Indonesia Lagi |
|
|---|
| Lokasi Penampungan Pengungsi Rohingya Belum Final |
|
|---|
| Jaringan Kedatangan Pengungsi Rohingya Terbongkar |
|
|---|
| Viral di Batam Pemerintah Izinkan Pengungsi Rohingya Masuk Galang, UNHCR Bantah |
|
|---|
| Pengungsi Rohingya Masuk Aceh LAGI, DPRA Senggol Peran UNHCR |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Gubernur-Kepri-soal-Pulau-Galang-Batam-dan-pengungsi-Rohingya.jpg)