MATA LOKAL CORNER
Debat Keempat Lebih Panas Dari Sebelumnya, Dipastikan Ada Pergerseran Suara
Diakuinya etika politik urgensi dalam politik mengganggu 70 persen sampai ke akar rumput. Otoritasnya mengandung norma dan substansi.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dosen Fisipol Unrika, Linawati Lestari mengatakan debat itu adalah produk dari demokrasi yang diambil dalam kebaratan. Debat keempat ini lebih panas dibandingkan sebelumnya.
"60 persen masyarakat kita adalah SMA. Kalau pemilih rasional tak bicara pendidikan," ujar Linawati, dalam MLC Tribun Batam, Kamis (25/1/2024).
Diakuinya etika politik urgensi dalam politik mengganggu 70 persen sampai ke akar rumput. Otoritasnya mengandung norma dan substansi.
"Etika menggerogoti demokrasi dan ada korbannya," katanya.
Terakhir kaitannya dengan kekuasaan. Debat kemarin berimplikasi besar tapi pasti ada pergeseran suara.
"Standar etika seperti itu memang harus diterima. Semua paslon ada dalam pemerintahan. Ketika mereka bagus yang terlihat pada mereka saja. Padahal dibelakang mereka ada tim. Debat itu kata-kata saja yang diatur oleh timnya," katanya.
Baca juga: Dalam Debat Keempat Pertanyaan Istilah-Istilah Kembali Dilontarkan
Baca juga: Tanggapi Etika Dalam Debat Cawapres, Hendrik Sebut Dalam Perang Jga Tak Kenal Etika
Menurutnya gimik dalam marketing politik itu boleh. Joko Widodo yang bukan siapa-siapa karena kekuatan media sosial Facebook dan Twiter. Lalu Joko Widodo juga punya ketulusan yang terpancar.
Wajah Indonesia menjadi salah satu disorot dunia. Undang-undang dilahirkan legislatif.
"Negara secara teori udah selesai. Petani tak mau melahirkan petani karena miskin. Dan tidak punya lahan," katanya.
Perlu diperhatikan juga penyelenggara pemilu. ASN TNI Polri memang harus netral.
"Presiden itu murni belum mulai kampanye hanya pernyataan saja. 01, 02 dan 03 jangankan mengundurkan diri, cutipun belum melepaskan atribut-atributnya tadi," katanya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
Jurus Pamungkas di Debat Pilkada Batam 2024 Dibahas di Mata Lokal Corner |
![]() |
---|
Efek Debat Pilkada Kepri 2024, Polemik Rempang Eco City Jadi Isu Krusial |
![]() |
---|
Setelah Debat Pilkada Kepri 2024, Masihkan Dua Paslon Baper? |
![]() |
---|
Akademisi UIB Suyono Saputro Sebut Pembangunan Kepri sudah On The Track |
![]() |
---|
Wan El Kenz Sebut Rudi Bakal Benahi Fasilitas Kesehatan hingga Pendidikan di Kepri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.