MATA LOKAL CORNER

TKD Ganjar Mahfud Sebut Makan Siang Gratis yang Digaungka Prabowo Itu Terlambat

Perihal makan siang gratis buat orangtua dan anak-anak adalah terlambat. Padahal yang dibutuhkan mulai dari ibu mengandung.

|
Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id
Tim Kampanye Daerah (TKD) Ganjar Mahfud Kepri, Sahat Sianturi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim Kampanye Daerah (TKD) Ganjar Mahfud Kepri, Sahat Sianturi mengatakan saat debat terakhir diawal panas diakhir itu adalah trik.  

Paslon 01 dan 02 pada debat sebelunya terlihat alot dan 03 yang menengahi.

"Kami 03 tetap kita sosialisasikan apa yang akan perbuat nantinya apabila jadi pemimpin hari ini. Bahan debat kita siap," ujar Sahat dalam MLC Tribun Batam, Kamis (8/2/2024).

Dalam debat itu, lanjut dia, Ganjar menilai, perihal makan siang gratis buat orangtua dan anak-anak adalah terlambat. 

Padahal yang dibutuhkan mulai dari ibu mengandung.

"Makan siang gratis itu mengnina bobokkan. Kami pilih internet gratis, itu bisa buat pendidikan," katanya.

Baca juga: Jurus Pamungkas Usai Debat Capres, Masing-masing Paslon Punya Cara Dongkrak Suara

Baca juga: Kapal TNI AL Bantu Distribusi Logistik Pemlu 2024 ke Sejumlah Pulau

Sementara itu, menanggapi protes civitas akademika, Sahat menilai wajar saja karena sudah menyalahi aturan pemilu.

Pasalnya seorang Pemimpin Presiden memang harus bersifat netral dan jujur.

Sahat juga menilai kenapa ungkapan protes ini timbul diakhir.

"Bukan diungkit-ungkit memang ada urusan DKPP. Persoalannya mulai dari putusan MK. Kembalikan ke DPR harus diperbaiki. Khusus UU Pemilu masak MK yang memperbaikinya dan langsung mendaftarkan. Yang dipersoalkan terlambat suratnya, tetapi menerima pendaftaran Prabowo Gibran. Padahal PKPUnya belum diubah," paparnya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

 

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved