ANAMBAS TERKINI

Jelang Ramadan 2024, DKUMPP Anambas Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Stok bahan pokok dengan jenis yang tahan lama dan jenis yang murah busuk masuk ke Anambas didatangkan dari luar daerah seperti Jakarta

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak
Kabid Perdagangan DKUMPP Anambas Dahlia Harisa saat dikonfirmasi, Rabu (21/2/2024) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Anambas memastikan stok bahan pokok jelang Ramadan aman dan terkendali.

Kepastian itu diungkapkan Kabid Perdagangan Dahlia Harisa, melalui rekapan data stok bahan pokok yang dihimpun tahun 2024.

"Kalau untuk stok bahan pokok aman dan kita pastikan kelangkaan tidak akan terjadi. Jadi masyarakat tenang saja dan jangan panik," ucapnya saat dijumpai, Rabu (21/2/2024).

Ia mengatakan, sesuai data yang diterima pihaknya, sejumlah jenis bahan pokok dipastikan akan mencukupi kebutuhan masyarakat Anambas hingga Ramadan.

Seperti stok beras tersedia sebanyak 236,020 ton, gula pasir tersedia 13,80 ton, minyak goreng tersedia 2.950 liter, tepung tersedia sebanyak 9.475 ton.

Selain itu, bawang, cabai, daging, tomat, kentang, mi instan hingga gas elpiji juga berstatus aman.

Baca juga: Kecamatan Siantan Anambas Hitung Suara Ulang Gegara Beda Data

Baca juga: Cerita Petugas KPPS di Anambas saat Pemilu 2024, Fitri Sampai Diantar Bekal

"Meskipun ada beberapa merk contohnya beras dan minyak goreng tak tersedia, tapi beberapa alternatifnya masih ada dan stoknya juga cukup untuk keperluan masyarakat," terangnya.

Di sisi lain untuk stok telur, ungkap Dahlia, masih mengalami kekosongan disejumlah distributor.

Kekosongannya itu sebutnya sudah terjadi hampir sepekan.

"Infonya kami dapat telur putus, hampir semingguan ini lah. Tapi kalau pantauan di warung kelontong masih ada cuma pasokannya tipis. Mudah-mudahan sambil menunggu kapal angkutnya dari Tanjungpinang dan Batam stoknya cukup," ungkapnya.

Dahlia menjelaskan, stok bahan pokok dengan jenis yang tahan lama dan jenis yang murah busuk masuk ke Anambas didatangkan dari luar daerah seperti Jakarta dengan Kapal Tol Laut dan Tanjungpinang, Batam dengan Kapal Kargo atau Kapal Feri.

Dalam pendistribusiannya yang mengarungi lautan pun bergantung dengan faktor kondisi cuaca.

"Nah ini yang membuat kadang pasokan bapok kita terganggu karena faktor cuaca menjadi penentu termasuk juga harga barang. Tapi syukur alhamdulillah, cuaca saat ini teduh dan hari ini pun Kapal Tol Laut sudah masuk bawa logistik. Tinggal tunggu kapal kargo dari Tanjungpinang dan Batam lagi, mudah-mudahan dalam waktu dekat masuk," tuturnya.

Di tengah kondisi menjelang Ramadan dan Idul Fitri ini, pihaknya juga akan mewanti-wanti para pedagang nakal yang mencoba memainkan harga hingga menimbun barang.

Pihaknya mengaku tak akan segan-segan melakukan penindakan mulai dari peringatan hingga pencabutan izin usaha.

"Kami berharap ke pelaku usaha besar maupun kecil mohon lah kerjasamanya, jangan bermain harga, karena kami dari dinas yang dipercayakan pemerintah tidak akan tinggal diam ketika ada kenakalan yang meresahkan masyarakat. Kami pastikan izinnya akan dicabut," tegasnya.

Tidak hanya pedagang, pihaknya juga turut mengimbau masyarakat agar bijak dalam membeli bahan pokok agar sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.

"Juga kepada masyarakat, kami harapakan agar tidak panic buying dalam momen menjelang Ramadan ini," pungkasnya. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved