Kamis, 14 Mei 2026

TRIBUN BATAM PODCAST

Trans Batam, Solusi Moda Transportasi Umum bagi Warga Batam

Kepala UPT Pelayanan Jasa Transportasi Dinas Perhubungan Kota Batam, Bambang Sucipto hadir dalam Tribun Batam Podcast bahas Trans Batam. Simak di sini

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dewi Haryati
tangkap layar youtube Tribun Batam
Tribun Batam Podcast dengan narasumber Kepala UPT Pelayanan Jasa Transportasi Dinas Perhubungan Kota Batam, Bambang Sucipto, Rabu (21/2/2024) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Trans Batam sebagai pilihan moda transportasi umum di Batam, kini hadir dengan sarana yang lebih nyaman, modern, dan lengkap.

Kepala UPT Pelayanan Jasa Transportasi Dinas Perhubungan Kota Batam, Bambang Sucipto mengungkapkan, pihaknya terus berupaya menjadikan Bus Trans Batam sebagai solusi transportasi di Batam, di tengah gempuran penggunaan kendaraan pribadi yang sedikit banyak menimbulkan kemacetan.

Seperti apa fasilitas terbaru dan kemudahan mobilitas yang bisa diperoleh dari transportasi Trans Batam?

Simak wawancara eksklusif Tribun Batam bersama Bambang Sucipto dalam Tribun Batam Podcast, Rabu (21/2/2024) dengan tema 'Trans Batam Solusi Transportasi Kota Batam'.

Berikut petikan wawancaranya. Tribun Batam: TB, Bambang Sucipto: BC.

TB : Bisa dijelaskan, bagaimana Trans Batam bisa menjadi solusi transportasi pilihan di Kota Batam?

BC: Kemajuan suatu daerah itu bisa dilihat dari moda transportasi yang ada di sana. Sebagai "Batam Kota Baru", sudah banyak terlihat infrastruktur dibangun oleh bapak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, contohnya jalan yang lebar.

Baca juga: Ini Pengalaman Wali Kota Muhammad Rudi Usai Menjajal Armada Baru Bus Trans Batam

Seiring pembangunan itu, kelengkapan transportasi juga dikembangkan. Trans Batam sudah dioperasikan pertama kali dari tahun 2004.

Di tahun 2023 ini, Trans Batam kian disempurnakan; saat ini kami memiliki 11 koridor trayek, dan sudah dibuka delapan koridor.


Perkiraan kami sekitar bulan Maret ini akan kami buka koridor kesembilan, artinya akan tercakup 90 persen wilayah yang menjadi jangkauan Trans Batam. Tinggal masyarakat saja yang selanjutnya memanfaatkan fasilitas ini.


TB: Seperti apa minat masyarakat dalam mengakses moda transportasi Trans Batam?

BC: Pengguna transportasi Trans Batam, menurut catatan kami, angka tertinggi harian ada di tahun 2019, yakni 7.500 penumpang per hari.

Lebih kurang 8 persen penduduk Batam menggunakan transportasi umum.

Hari ini, pengguna Trans Batam mulai ada peningkatan sejak sempat surut karena pandemi Covid-19, awalnya di angka 1.500 di tahun 2020, kini menjadi 5.500 per hari. Artinya minat masyarakat masih tinggi.


TB: Sarana sudah bagus dan pelayanan semakin baik, apa kira-kira kendala masih banyak warga Batam yang belum melirik Trans Batam?

BC: Transportasi ini menjadi kewajiban yang harus disediakan Pemerintah, sekarang tinggal kesadaran pengguna untuk memanfaatkannya.

Sarana memang sudah lebih layak, contohnya, waktu tunggu sekarang pun tidak terlalu lama, paling lama 30 menit.

Angkutan umum juga dapat membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara. Namun, untuk mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum perlu tekanan-tekanan dari kebijakan lainnya, misalnya, dari sisi tarif parkir.

Di daerah luar seperti Jakarta, pilihan mereka menggunakan kendaraan umum, karena pertimbangan tarif parkir progresif yang cukup berpengaruh dalam pengeluaran warga. Itu bisa memicu peralihan dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.


TB: Dengan jumlah penduduk Batam yang mencapai 1,3 juta, berapa banyak jumlah armada Trans Batam yang tersedia?

BC: Pada pengadaan 2004, 2005, dan 2006, itu umurnya sudah 20-an tahun, ada beberapa bus yang sudah tidak layak lagi.

Jumlah bus 82, dipotong unit yang tidak layak pakai, jadi tinggal 60 unit. Di tahun 2024 ini, kami menjalankan kontrak dengan pihak penyedia barang dan jasa, sekaligus investasi armada, atau istilahnya 'by-the-service'.

Kami membeli jasa layanan yang disediakan penyedia, berikut juga penyedia itu menyediakan armada baru sekaligus personel dan biaya operasional.

Ada 20 unit bus yang didapat dari situ, sehingga efektif saat ini kami mempunyai 80 unit armada Trans Batam yang beroperasi.


TB: Berapa kapasitas untuk satu unit bus?

BC: Kami memiliki dua tipe bus, ada tipe medium dan tipe besar. Bus tipe medium berkapasitas 35 penumpang, dan bus tipe besar bisa memuat 80 penumpang. Dari kerja sama terbaru ini, kami melakukan pengadaan khusus untuk bus tipe medium, kenapa?

Baca juga: Bus Trans Batam Kebanyakan Sudah Tua, Dishub Rencanakan Penambahan Unit

Karena bus besar daya angkutnya luas, tetapi waktu tunggunya juga menyesuaikan, cukup lama.
Sementara, jumlah penumpang yang banyak itu di Batam hanya terjadi saat pagi dan sore hari. Sedangkan, bus tipe medium tidak memerlukan waktu tunggu yang terlalu lama.

Selain itu, biaya operasionalnya juga lebih murah.


TB: Waktu tunggu yang lama masih menjadi pertimbangan bagi warga Batam untuk menggunakan Trans Batam, bagaimana menurut Anda?

BC: Waktu tunggu memang idealnya secara nasional adalah lima menit, contohnya seperti Trans Jakarta.

Batam masih memvariasikan. Di jam-jam sibuk pagi hari, trayek Sekupang - Batam Center dan Sekupang - Jodoh, waktu tunggunya per 10 menit. Siangnya, di jam-jam istirahat, sekitar 30 menit; sorenya dirapatkan lagi sekitar 15 dan 10 menit.

Di koridor yang lain, seperti Punggur ke Sekupang, waktu tunggunya per 20 menit pada pagi hari, per 30 menit pada siang hari, dan 20 - 30 menit pada sorenya.

Peningkatan waktu tunggu itu bertahap, kalau ada peningkatan jumlah penumpang akan kami rapatkan lagi.


TB: Apakah ada cara bagi pengguna untuk mengecek manajemen waktu Trans Batam tersebut?

BC: Kami menyediakan aplikasi yang berisi peta jaringan trayek dan layanan Trans Batam. Kami namai aplikasi ini SIP TB, yaitu Sistem Informasi Pelanggan Trans Batam.

Aplikasi ini sudah bisa diunduh di Play Store. Dari sini pengguna bisa melihat posisi bus ada di mana, halte terdekat di mana, dan trayeknya ke mana saja.


TB: Bagaimana dengan pilihan sistem pembayaran Trans Batam saat ini?

BC: Dari awal Januari 2023, pembayaran kami sudah non tunai. Ada dua cara yang bisa dilakukan, pertama kami masih menerima pembayaran menggunakan kartu e-money dari BRIZZI.

Dalam waktu dekat, paling lambat dua bulan dari sekarang, semua kartu Himbara sudah bisa terbaca di alat pembayaran kami. Kemudian, cara kedua adalah dengan memindai kode QRIS yang tersedia di bus.

Baca juga: UPDATE Jadwal Bus Trans Batam Periode Juli 2023 Berdasarkan Koridor

Lewat cara pembayaran yang diinisiasi Bank Indonesia ini, semua jenis platform pembayaran bisa digunakan untuk membayar tiket Trans Batam ini.

Simak isi wawancara selengkapnya, hanya di tayangan Tribun Podcast (Tripod) Edisi Rabu (21/2/2024) di Facebook dan Youtube TribunbatamID. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca Berita TribunBatam lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved