MATA LOKAL CORNER

Hak Angket Tak Mungkin Mengulang Pemilu, Begini Tanggapan TKD Prabowo

Prabowo unggul karena timnya bekerja keras. Kualitas pemilu saat ini relatif sama dengan sebelum-sebelumnya.

Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Argianto DA Nugroho
Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Gibran, Arifudin Jalil 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - TKD Prabowo-Gibran Kepri Arifuddin Jalil mengatakan bagi-bagi bansos terjadi di eksekutif. Kegiatan itu merupakan sesuatu program rutin yang dilakukan program nasional.

"Bisa tanya saja penerima memilih atau tidak. Bagi-bagi bansos itu masif. Terjadi secara nasional hingga ke tingkat paling bawah. Kalau soal bansos dan lain sebagainya itu terjadi setiap tahun bukan jelang Pemilu," ujar Arifuddin, Kamis (29/2/2024).

Sementara itu, soal Prabowo unggul karena timnya bekerja keras. Kualitas pemilu saat ini relatif sama dengan sebelum-sebelumnya.

"Angka 58 persen menang kami saja kaget. Itu kehendak masyarakat," katanya.

Baca juga: Tudingan Kecurangan Pemilu Mencuat, Hak Angket Bergulir, Apakah Targetnya

Baca juga: Polsek Daik Lingga Damaikan Kasus Dugaan Penganiyaan, Ini Kesepakatan Pelapor dan Korban

Menurutnya, tim paslon 01 dan 03 kebingungan ingin memenangkan suaranya. Namun menganulir pemilu itu tidak mungkin. 

Presiden akan selesai Oktober 2024 ini. Sebanyak 58 persen sudah memilih akan memberontak ketika ada pemilu ulang. Apabila ada kecurangan, bisa dibuktikan.

"02 memang lebih banyak lagi," katanya.

Ia menambahkan hak angket ini memperbaiki pemilu. Sulit untuk dibawa ke MK. Kecurangan mana yang diangkat.

"Kasus-kasus sebelumnya banyak yang lebih kencang dari itu tidak masalah," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved