MATA LOKAL CORNER

Asmin Patros: Tak Ada Jaminan Orang Dekat Bisa Lanjutkan Kepemimpinan Batam

Bendahara Golkar Kepri Asmin Patros menilai, tak ada jaminan orang dekat bisa lanjutkan kepemimpinan Batam. Sebab politik sifatnya dinamis

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi
Mata Lokal Corner Tribun Batam dengan tema 'Menjaring Calon Wali Kota Batam' menghadirkan beberapa narasumber, Kamis (7/3/2024) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bendahara DPD Golkar Kepri Asmin Patros mengatakan politik ini sifatnya dinamis, dan tidak terpaku kepada koalisi pendukung pilpres.

Salah satu indikator kemajuan kota yakni pembangunan ekonomi di Kota Batam. Bahkan menjadi angka tertinggi pasca covid-19.

"Ini bisa tercapai, lantaran pemerintah membuat ex-officio Kepala BP Batam sebagai langkah yang tepat," ujar Asmin dalam MLC Tribun Batam, Kamis (7/3/2024).

Asmin melanjutkan, angka kemiskinan masih bisa diturunkan. Tanpa ada pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tak mungkin bisa dicapai.

Baca juga: Calon Wali Kota Batam Harus Memiliki Keberanian Membangun Batam

Pada Pilkada 2024 nanti, ia berharap ada lebih dari 2 pasangan calon yang muncul. Sehingga persaingan bisa semakin seru.

"Selama ini kami komunikasi dengan PDIP, Nasdem dan lainnya," katanya.

Sementara itu, Koalisi Gemoy di Batam bisa utuh kalau tercapai kesepakatan, tetapi bisa juga berjalan sendiri-sendiri.

"Seperti yang saya bilang, sifatnya bisa mencair. Di Provinsi punya 9 kursi. Golkar, akan mengusung kembali Pak Ansar Ahmad," ujarnya.

Terlepas ada kemiripan saat Pilpres, untuk Pilkada ini berbeda. Tergantung pembicaraan di daerah.

"Sesuatu yang baik wajib dilanjutkan. Belum tentu Marlin, Amsakar lebih baik. Mungkin saja, saya, Nyanyang, Surya Makmur. Peluang Marlin-Asmin bisa jadi asalkan ada peran yang strategis," katanya.

Ia pun mengatakan, tidak ada jaminan orang terdekat Wali Kota Batam saat ini Muhammad Rudi, bisa melanjutkan pembangunan. Bisa jadi politisi-politisi seperti dirinya.

Baca juga: Menjaring Calon Wali Kota Batam, Siapa yang Cocok Gantikan Figur Muhammad Rudi?

"Yang saya katakan, tidak ada jaminan orang dekat meningkatkan pembangunan yang sudah ada. Karena dibutuhkan potensi yang bisa membaca momentum," katanya.

Ia mengatakan, pembangunan bisa cepat dilakukan oleh Rudi lantaran posisinya Ex-Officio.

Kemudian ex-officio ini akan berakhir pada 2024. Kalau Ex-Officio berakhir berarti Wali Kota berikutnya juga harus bersiap-siap. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved