MATA LOKAL CORNER
Menjaring Calon Wali Kota Batam, Siapa yang Cocok Gantikan Figur Muhammad Rudi?
Dosen Fakultas Ekonomi UIB Suyono Saputro menilai, perlu figur calon yang kuat untuk menggantikan posisi Muhammad Rudi sebagai Wali Kota Batam
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Mesin politik Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam 2024 mulai panas. Mereka yang akan bertarung sudah melangkah untuk menarik simpati.
Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya telah menetapkan jadwal Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak tetap pada 27 November 2024.
Sementara itu, Batam kini dihadapkan dengan persoalan pengangguran, jumlah sekolah, serta layanan publik lainnya.
Tentu diperlukan pemimpin yang bisa mengatasi persoalan-persoalan yang ada.
Baca juga: Gerindra Tunggu Hasil Perhitungan Suara Untuk Tentukan Marlin Maju Pilwako Batam
Konstalasi politik akan berubah. Bongkar pasang koaliasi partai sangat mungkin terjadi.
Koalisi Pilpres bisa saja terpisah di Pilwako Batam. Siapa saja yang akan bertarung, bagaimana langkah partai?
Tribun Batam mengupasnya di Mata Lokal Corner, Kamis (7/3/2024) live di youtube dan facebook Tribun Batam dengan tema 'Menjaring Calon Wali Kota Batam'.
Dosen Fakultas Ekonomi UIB Suyono Saputro mengatakan, baru saja selesai pesta pilpres, sekarang sibuk di Pilwako.
Menarik pastinya, Batam akan mencari siapa yang layak menggantikan Muhammad Rudi.
Dimana, Rudi berhasil menggerakkan sektor ekonomi di Batam. Inilah yang menjadi beban wali kota berikutnya yang harus dipertahankan.
"Dari sisi pembangunannya, pencapaian ekonomi Batam sudah 7 persen. 2010 Batam pernah di angka 8 persen juga," katanya saat menjadi narasumber MLC.
Industri masih memegang peranan penting, konsumsi rumah tangga dan investasi. Kemudian dilihat dari indeks harga konsumen dan jumlah pengangguran menurun. Kemiskinan pun diangka stagnan 5 persen.
"Secara pertumbuhan manusia Batam sedikit berhasil. Masalah siswa masuk negeri itu memang masih muncul terus," katanya.
Oleh sebab itu, penggantinya perlu figur yang kuat. Konsep pembangunan ekonomi yang dipimpin oleh Rudi adalah berbasis 4 sektor.
Kantong kanan kirinya bisa penuh, sehingga bisa membangun apa saja.
Baca juga: Amsakar Achmad Irwansyah Sepakat Maju Pilwako 2024, Ini Jargon Mereka Untuk Batam
"Wali kota berikutnya harus bisa punya prinsip yang sama," katanya.
Suyono menilai, pola pilpres tak perlu, yang penting dukungannya kuat. Figur yang muncul harus memiliki kekuatan finansial yang kuat.
"Data pertumbuhan ekonomi ini dikeluarkan oleh badan resmi. Data makro, real di lapangan memang harus diriset," katanya.
Dalam MLC ini, ia juga sepakat tidak hanya terporos pada Amsakar Achmad dan Marlin Agustina sebagai calon Wali Kota Batam. Tetapi ada lagi muncul figur-figur lain.
"Hanya saja memang harus sudah muncul sekarang," kata Suyono.
Calon pemimpin harus memiliki visi misi yang jelas. Dalam membangun visi memang butuh pengalaman dan kemampuan berfikir.
Baca juga: Pilkada Batam 2024 - Relawan Dorong Amsakar Achmad Maju Jalur Independen
"Harus PD menyatakan untuk maju. Kalau sudah ada dari DPP, silahkan langsung munculkan saja maju," katanya.
Ia menambahkan, pembangunan belum selesai dan Batam masih banyak persoalan yang harus diselesaikan. Ia berharap wali kota berikutnya harus memiliki visi misi yang kuat.
(TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
Baca juga berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
Mata Lokal Corner
Pilwako Batam
Pilkada Batam
Wali Kota Batam
Muhammad Rudi
Amsakar Achmad
Marlin Agustina
Batam
Jurus Pamungkas di Debat Pilkada Batam 2024 Dibahas di Mata Lokal Corner |
![]() |
---|
Efek Debat Pilkada Kepri 2024, Polemik Rempang Eco City Jadi Isu Krusial |
![]() |
---|
Setelah Debat Pilkada Kepri 2024, Masihkan Dua Paslon Baper? |
![]() |
---|
Akademisi UIB Suyono Saputro Sebut Pembangunan Kepri sudah On The Track |
![]() |
---|
Wan El Kenz Sebut Rudi Bakal Benahi Fasilitas Kesehatan hingga Pendidikan di Kepri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.