MATA LOKAL CORNER

Susanna Sebut Tak Menemukan Perbedaan Gender Dalam Memimpin

Sementara itu, perihal keterwakilan 30 persen, ia menilai lebih ke internal partai. Sehingga pertarungannya double. Pertama di internal dulu baru di e

Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/ist
POLITISI WANITA - Susanna, Politisi Gerindra Batam saat hadir di MLC Tribun Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Politisi Gerindra Batam, Susanna mengatakan adanya isu di masyarakat bahwa pemimpin tidak bisa dilakukan oleh perempuan tidak berlaku di dapilnya. Yaitu dapil 4, Batuaji dan Sagulung.

Dirinya saat Pileg beberapa waktu yang lalu nyaleg dari dapil Batam 4 Batuaji Sagulung.

Suaranya kurang sedikit lagi agar bisa duduk. Lantaran menyaingi suara incomben.

"Di Sagulung satu setengah tahun sebelum pileg, saya sudah turun ke lapangan untuk menemui masyarakat Disana malah tak ada perbedaan laki-laki dan perempuan. Suara saya 3200. Justru saya malah dijuluki Srikandi Sagulung. Dilapangan saya bangun maindset harus ada dewan di 2024," katanya.

Susanna mengatakan kebanyakan anggota dewan yang laki-laki tidak aktif public speakingnya.

Berbeda dengan perempuan yang pada umumnya memiliki publik speaking yang lebih berani ketimbang laki-laki.

"Setiap dewan punya pokir dan menyampaikan aspirasinya. Perempuan tak jadi tak rugi-rugi amat," kata Susanna dalam MLC Tribun Batam, Kamis (14/3/2024).

Sementara itu, perihal keterwakilan 30 persen, ia menilai lebih ke internal partai. Sehingga pertarungannya double. Pertama di internal dulu baru di eksternal partai.

Baca juga: BREAKING NEWS - Wapres RI Tiba di Tanjungpinang, Warga Bersorak Panggil Maruf Amin

"Bahkan bukan itu aja, kita perempuan juga harus petarungan juga dengan keluarga. Meyakinkan mereka kita jadi politisi ini," katanya.

Selain itu, kendala yang kerap dihadapi juga dari sisi biaya. Bukan Money Politik tetapi misalnya konsumsi dilapangan saat bertemu dengan masyarakat, tim sukses dan lain sebagainya.

Pemimpin perempuan itu jarang. Kalau di Pilkada ada pemimin perempuan yang maju, yang harus dilihat itu adalah gagasannya. Batam dibawa kemana, apakah melanjutkan pembangunan atau ada tujuan lainnya.

Baca juga: Wapres RI Maruf Amin Kunjungi Tanjungpinang, Polisi Jaga Jalan Menuju Bandara

Kalau dari sisi politisi, harus melihat arahan partai kemana.

"Kita harus lihat dulu apa gagasannya," katanya.

Ia berharap seluruh wanita yang memiliki kapabilitas untuk terjun langsung ke dunia politik. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved