PERBANKAN

Kebutuhan Uang selama Ramadan dan Idulfitri Capai Rp 2 Triliun, BI Kepri Siapkan Kas Keliling

BI Kepri berkomitmen terus hadir memenuhi kebutuhan uang Rupiah dengan jumlah dan pecahan yang sesuai dalam berbagai momen.

TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami
Kepala Perwakilan BI Kepri, Suryono, melepas secara simbolis mobil kas keliling BI, dalam pembukaan Serambi 2024, di Kantor BI Kepri, Batam, pada Kamis (20/3/2024). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (BI Kepri) memperkirakan kebutuhan uang kertas  di tujuh kabupaten/kota selama bulan Ramadan dan Idulfitri 1445 Hijriah, sebesar Rp 2 triliun.

Kebutuhan tahun ini meningkat 5,3 persen dibandingkan realisasi tahun 2023 sebesar Rp 1,9 triliun. 

Kepala Perwakilan BI Kepri, Suryono, menjelaskan, peningkatan ini memperhitungkan angka asumsi makro, tren realisasi tahun-tahun sebelumnya secara historis, pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, serta peningkatan mobilitas masyarakat pada momen mudik lebaran.

"Seperti kita ketahui, pertumbuhan ekonomi Kepri terbaik se-Sumatera, dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional," jelas Suryono, ketika diwawancarai dalam agenda peluncuran kick-off Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2023 di Kantor BI Kepri, Batam, pada Rabu (20/3/2024).

Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi melalui layanan Kas Keliling BI, layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan, serta layanan penukaran di 147 titik loket perbankan di seluruh wilayah Kepri.

Masyarakat Kepri dapat mengakses layanan tersebut mulai tanggal 15 Maret hingga 5 April 2024.

Kepala Perwakilan BI Kepri, Suryono, telah secara simbolis melepas rombongan armada layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan, Kamis kemarin. 

Baca juga: Cara Tukar Uang Baru di Kas Keliling BI, Akses Website Ini Sebelum Datang ke Lokasi

Baca juga: Penukaran Uang Baru Tersedia di 147 Titik Bank di Kepri selama Ramadan dan Idulfitri

Pelepasan ini menjadi bagian dari dibukanya agenda Serambi 2024 oleh BI Kepri.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar melakukan penukaran uang di tempat-tempat yang resmi seperti cabang perbankan, kas keliling, dan layanan penukaran uang bersama BI dan Perbankan," imbau Suryono.

Hal ini guna menghindari risiko peredaran uang palsu, ketidakakuratan jumlah uang yang ditukarkan, dan pengenaan biaya.

BI Kepri berkomitmen untuk terus hadir memenuhi kebutuhan uang Rupiah dengan jumlah dan pecahan yang sesuai, baik dalam keseharian maupun di berbagai momen besar.

Sebagai informasi, kebutuhan uang secara nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri 2024 sebesar Rp 197,6 triliun.

Angka ini naik 4,65 persen dibandingkan realisasi di tahun 2023 yang sebesar Rp 188,8 triliun.

Secara nasional, terdapat 449 titik layanan penukaran uang, dan 4.264 titik kantor layanan penukaran uang di perbankan yang tersebar di seluruh Indonesia. (*)

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

 

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved