TADARUS RAMADAN
Tantangan Dakwah di Sekolah
Rasulullah itu di utus untuk menyempurnakan akhlak, orang arab itu pintar, cerdas semuanya karna akhlak. Dan akhlak ini merupakan bahasa agama atau ba
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id - Barangkali ini bukan curhat dan mewakili dari apa yang dialami langsung oleh guru-guru agama atau pembina rohis di sekolah.
Kenyataan dilapangan, masing-masing pembina rohis atau guru agama sudah memprogramkan sedemikian baik, cuma terkadang kita menemui kendala.
Terutama kebijakan, tidak semua kepala sekolah yang menentu kebijakan yang kadang-kadang program keagamaan itu di dukung penuh. Karna ini termasuk peran utama.
Andaikan penentu kebijakan disekolah itu mendukung kegiatan dakwah, rohis yang telah terprogramkan dengan baik. Tentu ending yang diharapkan kebaikan untuk anak-anak kita.
Termasuk masa depan mereka, karena anak ini bukan hanya memiliki kecerdasan intelektual saja. IQ yang hebat tetapi agamanya kurang itu sama saja nol.
Rasulullah itu di utus untuk menyempurnakan akhlak, orang arab itu pintar, cerdas semuanya karna akhlak. Dan akhlak ini merupakan bahasa agama atau bahasa dakwah.
Jadi apabila dakwah ini masuk dan didukung oleh penentu kebijakan di sekolah dalam hal ini kepala sekolah.
Baca juga: Berikut Jadwal Safari Ramadan 1445 H Pemkab Anambas, Bupati Sapa Langsung Masyarakat
Insha Allah kita bersama-sama untuk menggiring anak dari yang tadinya buruk menjadi baik. Dari yang kurang baik menjadi lebih baik lagi. Artinya kerjasama antara guru agama dan pembina rohis.
Jujur saja kendala yang sering di alami, dakwah itu kadang-kadang bisa jadi terhambat karena kebijakan yang pemegang disuatu sekolah.
Tetapi bergulirnya waktu, Insha Allah mereka paham juga begitu tujuannya karna endingnya mereka tahu jadi seperti ini hingga timbul kesadaran itu.
Termasuk juga kendala barangkali tenaga yang masih kurang maksimal. Apalagi anak milenial sekarang yang harus diiringi karna perkembangan mereka. Semua steakholder agar mendukung untuk dakwah di sekolah yang sangat penting ini.
Sehingga kedepan anak-anak generasi kita saat ini lebih baik, berakhlak mulia dan berbakti kepada orangtua, gurunya dan punya rasa menghormati kepada yang lebih tua dan saling menyayangi sesama yang muda.(*)
Oleh
Ustadz Syafriadi MPdi
Pengurus MUI Kota Batam / Ketua AGPAII - Guru PAI SMAN 1 Batam
TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati
Foto: Ustadz Syafriadi MPdi
Pengurus MUI Kota Batam / Ketua AGPAII - Guru PAI SMAN 1 Batam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2203_Ustadz-Syafriadi.jpg)