Selasa, 14 April 2026

Pilpres 2024

Megawati Turun Gunung Kirim Amicus Curiae pada MK, Sekjen PDIP Bongkar Alasan dan Isinya

Ternyata surat amicus curiae Megawati adalah curahan perasaan terkait persidangan sengekta Pilpres 2024 yang telah digelar.

Editor: Khistian Tauqid
Dokumentasi PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik dalam rapat PDIP yang diikuti ratusan kader partai dan disiarkan secara daring, Senin (16/10/2023). 

TRIBUNBATAM.id - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengirimkan surat amicus curiae atau sahabat pengadilan kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

Surat tersebut dikirimkan Megawati yang rela turun gunung jelang putusan sengketa Pilpres 2024.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto membeberkan alasan Megawati mengirimkan surat amicus curiae tersebut.

Baca juga: PDIP Sudah Tolak Duluan, Bobby Nasution akan Ambil Formulir Pendaftaran Pilgub Sumut ke Semua Partai

Ternyata surat amicus curiae Megawati adalah curahan perasaan terkait persidangan sengekta Pilpres 2024 yang telah digelar.

Megawati yang merupakan pihak ketiga dalam pengadilan sengketa Pilpres 2024 memberikan masukan.

Presiden ke-5 RI tentu tak tahan menyaksikan proses politik yang padat dengan masalah-masalah yuridis.

Tak lupa Megawati juga mengutarakan harapannya pada Mahkamah Konstitusi supaya menjunjung tinggi keadilan.

"Saya Hasto Kristiyanto bersama dengan Mas Djarot Saiful Hidayat ditugaskan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dengan surat kuasa sebagaimana berikut, kedatangan saya untuk menyerahkan pendapat sahabat pengadilan dari seorang warga negara Indonesia yaitu Ibu Megawati Soekarnoputri,

"Sehingga Ibu Mega dalam kapasitas sebagai warga negara Indonesia mengajukan diri sebagai Amicus Curiae atau sahabat pengadilan," kata Hasto.

Hasto menyebut, Amicus Curiae itu dibuat sendiri oleh Megawati Soekarnoputri.

Bahkan, Presiden ke-5 RI ini menambahkan tulisan tangan dan tanda tangan di surat amicus curiae tersebut.

Hasto pun membacakan isi tulisan tangan Megawati dalam amicus curiae tersebut.

"Rakyat Indonesia yang tercinta, marilah kita berdoa semoga ketuk palu MK bukan merupakan palu godam, melainkan palu emas, seperti kata Ibu Kartini pada tahun 1911, habis gelap terbitlah terang, sehingga fajar demokrasi yang telah kita perjuangkan dari dulu timbul kembali dan akan diingat terus menerus oleh generasi bangsa INA. Amin ya rabbal alamin."

"Hormat saya, Megawati Soekarnoputri di tandatangani merdeka, merdeka, merdeka," ucap Hasto membacakan tulisan tangan Megawati.

Hasto menjelaskan, tulisan tangan amicus curiae dari Megawati ini menggunakan tinta merah yang mencerminkan keberanian dan juga tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved